Thursday, January 16, 2014

Prag

Saya hampir tertidur ketika seseorang mengetuk dan masuk secara canggung kedalam kamar hostel tempat saya menginap. Kamar hostel ini di setting dengan 4 tempat tidur, baru terisi saya dan traveler dari Korea. Dia masuk dan bertukar sapa, meletakkan barangnya. Dalam 15 menit basa-basi, saya terhenti pada pola, kami memiliki banyak persamaan.

Mungkin karena dia terdidik sebagai jurnalis, maka dia tidak bisa berhenti bertanya dan mengomentari. Dia menyukai film-film Woody Allen yang mengantarkan saya pada pengalaman, "Midnight in Prag". mengeja setiap sudut Old Town Square, merasakan tenggorakan yang disentuh beer khas Prague, menyebrangi Charles Brigde diantara malam dan patung-patung masa lalu.

Pada malam itu, hingga pada saat ini, pertemuan saya dengan dia membuat saya tahu, pada kerapuhan saya dan pada betapa apa yang selama ini saya cari, saya kejar, saya impikan, ada dihadapan saya, bersampingan dengan saya, sangat dekat.

Tetapi, saya tidak bisa.

Ada ribuan kata yang saya ucapkan, tak ada satu kata yang dapat meraihnya. it's written. Itu sudah tertuliskan.

Related Post



No comments:

Post a Comment