Monday, February 6, 2012

Just that?

EH! mungkin karena terbiasa kerjaan saya di complain, ketika kali ini itu orang langsung follow dan proses, rasanya sedikit janggal ya? beda bos beda metode memang. ingat si bos yg dulu, yang kalau diingat penuh syaraf-syarafan dengan saya. gimana ngak, demi mencapai hasil kesempurnaan versi dia, kalau saya sedang mengerjakan yang dia idam2am berhasil sempurna, dia bakal pindah ruangan, ngambil kursi, duduk disamping saya, didepan meja saya, complain, berceramah, mengasi pendapat, nyuruh geser2 apa yang terpeleset satu mili.



Walau sedikit dongkol but when it came to the end, keliatan hasilnya. saat dia ribut dengan kursinya disamping saya, berceramah bikin saya rada dongkol karena semua yg lewat meja saya bakal ngeliatin dan senyum-senyum, tapi hasil duet kami tidak bisa dianggap enteng, Perfection is the right word to represent our final work.

Untuk scale 1 sampe 5, saya beri dia 3 point untuk seorang mentor. dia lumayan perduli, tapi ketika sampai dioreantasi, saya rasa saya berada dijalan yang berbeda dengan dia. itu lah kenapa kami saling melepaskan walau kami punya chemistry. and now, I'm ready working with new boss, I'm starting to call him, Mr.UnComplain!

Related Post



No comments:

Post a Comment