Monday, September 26, 2011

Luapan!

Ada sedikit kekacauan disini, kalau dibuat list-nya kira-kira seperti ini :
1. Saya mulai memalingkan wajah dari pekerjaan saat ini, terasa membosankan, tidak keren dan yah, jauh dari hal-hal yang saya bayangkan sebelumnya. Saya mungkin saja cukup mampu, tetapi God, It's boring, I'm pretend that I'm oke everyday or it's enough or I'm fine or I'm happy or I feel lucky bla bla bla bla BUT IT WASNT ME, kutendang kemana udah ambisiku selama ini.



2. Kurang lebih 7 atau 8 tahunan yang lalu, aku nendang orang, I still can hear clearly, "I'm done" nah, memang sih dulu waktu aku masih tolol-tololnya aku ingin bersama terus dengan orang itu, aku buta waktu itu tetapi sekarang? kenapa pula aku stuck dengan orang ini. mengingat senyumnya, matanya wajar lah dulu saya klepek2 (mungkin sekarang pun bakal punya potensi CLBK) tapi please dah, males berurusan hal-hal ginian. apa gunanya coba untuk saya? bah!

3. Kenapa aku kebanyakan ketemu orang 'tolol' yang mengharuskan aku menjadi "Bad Person" dulu agar dia respek sama kehidupan pribadi dan keluargaku. bisa ngak sih jgn utak atik keluarga saya, situ punya kehidupan sendiri, kenapa harus mempepetin kami. SAMA SEKALI TIDAK MEMBUAT SAYA NYAMAN, saya sudah bersikap cukup baik untuk mereka agar mengerti posisi tetapi ternyata, minta ditendang juga

4. Cukup ah bikin list-nya, kalau udah mau tidur ntar, pasti bakal banyak yg nongol dikepala, ini lah itu lah. yang jelas satu, klo sampai dititik yang benar-benar rawan dan tidak tertahankan, SAYA BAKAL NEKAD neh.

5. atu lagi, ARKKK SAYA TAKUT MELEDAKKKKKK!!
Selengkapnya...

Sunday, September 25, 2011

True Blood (The Fourth Season)




"It may be 10 minutes from now or 10 years, the moment you think you're safe, I promise I will hunt you down and f---in' shred you like confetti."

Antonia Gavilán de Logroño, seorang powerful witch dibakar hidup-hidup ditahun 1619 setelah terlebih dahulu di perkoasa oleh para vampire. Marnie Stonebrook yang terobsesi dengan kekuatan sihir menjadikan dirinya medium yang dirasuki oleh Antonia untuk menuntut balas dendam terhadap para vampire.

Marnie dengan kemampuan sihir dari Antonia kemudian menghancurkan ingatan Eric Northman, pribadi Eric yang hilang ingatan ini lah membuat Sookie Stackhouse yang semula merasa dikhianati oleh Bill Compton jatuh cinta kepada Eric. sementara itu, Bill sendiri setelah bersekutu dengan Nan Flanagan membunuh Queen Sophie-Anne Leclerq dan menjadikannya seorang "Vampire King of Louisiana"


Keinginan Marnie untuk membakar semua vampire ini kemudian menyeret berbagai konflik yang membuka pribadi Jesus Velasquez, kekasih Lafayette yang seorang "brujos", Lafayette sendiri merupakan seorang medium seperti halnya Marnie.


C

Terlalu banyak layar yang ingin dihadirkan dalam cerita True Blood season 4 ini, terutama kisah Sam dan Tommy yang lepas sama sekali dari kisah 'main cast', tidak seperti season 2 dan 3 sebelumnya, cerita dibangun cukup baik dan mempunyai keterkaitan satu sama lain sehingga tidak ada tokoh atau cerita yang terkesan 'tempelan'

The season premiered on June 26, 2011 dan berakhir pada September 11, 2011. dan selama 12 episode True Blood season kali ini, kita disuguhkan dengan scene-scene ala Soap Opera Eric-Sookie, semua serba lepas dari 'keaslian' True Blood yang sangat kuat dalam penokohan dan kekentalan cerita khas serial TV HBO. Sangat mengecewakan. "C"
Selengkapnya...

Saturday, September 24, 2011

Departures (おくりびと, Okuribito)

Daigo Kobayashi: A stone letter.
Mika Kobayashi: Stone letter?
Daigo Kobayashi: Long ago, before writing, you'd send someone a stone that suited the way you were feeling. From its weight and touch, they'd know how you felt. From a smooth stone they might get that you were happy, or from a rough one that you were worried about them.


Directed by Yōjirō Takita
Starring
Masahiro Motoki, Ryōko Hirosue, Tsutomu Yamazaki
Running time 131 minutes
Country Japan
Language Japanese

PLOT

Setelah group orkestra-nya di bubarkan, pemain cello, Daigo Kobayashi (Masahiro Motoki)dengan Istrinya, Mika (Ryōko Hirosue)pindah dari Tokyo dan kembali kekampung halaman untuk tinggal dirumah peninggalan Ibunya.

Dikampung halamannya, Daigo menemukan iklan lowongan pekerjaan yang Ia kira sebelumnya adalah pekerjaan di Biro Travel. ketika bertemu dengan sang pemilik usaha, Sasaki (Tsutomu Yamazaki), langsung dipekerjakan dengan bayaran yang besar. Pekerjaan yang tidak diperkirakan sebelumnya oleh Daigo ini lah kelak yang mempertemukan dia dengan ayah yang meninggalkan dia dengan ibunya puluhan tahun yang lalu.

Mengetahui Daigo bekerja sebagai seseorang yang menyiapkan (membersihkan dan mendadani mayat) upacaran pemakaman, Mika menganggap itu sebuah pekerjaan yang menjijikkan, yang membuat dia memutuskan untuk meninggalkan suaminya, Daigo dan kembali kerumah orang tuanya.

Dengan menjalani profesi barunya ini dan mengetahui 'keindahan' serta mamfaat dari pekerjaannya ini membuat Diago membulatkan hati dan menjadi lihai dibawah ajaran Sasaki sampai kemudian istrinya Mika kembali dengan membawa kabar telah hamil dan meminta Daigo untuk berhenti dari pekerjaannya.

Okuribito (the sending away/off people) : penyatuan sebuah komedi, drama, ritual budaya yang hidup di Jepang.

Akan sulit menemukan film Jepang yang melupakan budayanya. itu merupakan salah satu kemewahan dan ciri khas film-film Jepang, apapun genre-nya. di film Departures ini, ritual kental budaya di sajikan, untuk menghindari suasana depresi di filmnya, sang sutradara, Yōjirō Takita, piawai dalam menyelipkan adegan komedi dengan meng-explore karakter Daigo secara menyeluruh. tidak memabukkan, tidak berlebihan, pas sekali sehingga terasa akrab dengan kehidupan kita.

Departures (おくりびと, Okuribito) merupakan film 2008 yang menang dalam penghargaan film bergengsi diawal tahun 2009, 81st Academy Awards untuk Best Foreign Language Film.


Selengkapnya...

Thursday, September 22, 2011

Contagion, Lion King 3D, PJ 20, Dream House etc

Contagion is a 2011 American thriller film directed by Steven Soderbergh(Erin Brockovich, Ocean's Eleven). The film has an ensemble cast that includes Marion Cotillard, Matt Damon, Laurence Fishburne, Jude Law, Gwyneth Paltrow, and Kate Winslet. owww, wanna see this one so bad




The Lion King is a 1994 American animated feature film produced by Walt Disney Feature Animation. Released to theaters on June 15, 1994 by Walt Disney Pictures, it is the 32nd film in the Walt Disney Animated Classics. The story, which was influenced by the Bible stories of Joseph and Moses, the Epic of Sundiata, and the William Shakespeare play Hamlet, takes place in a kingdom of anthropomorphic lions in Africa. The Lion King is the fifth highest-grossing animated film and continues to be the highest-grossing hand drawn animation film in history and belongs to an era known as the Disney Renaissance.

and now, Disney converts this movie into 3D format. The Lion King 3D has released in theatres since September 16, 2011.

ah, I saw this movie many years ago when I was studying in Jogja. I cant say this good movie, let me say it, just 2.5 out of 5 stars.

Release date : September 30, 2011, 50/50 is an upcoming comedy-drama film directed by Jonathan Levine, written by Will Reiser, and starring Joseph Gordon-Levitt and Seth Rogen. we've know Levitt in 500 Days of Summer.

talk about Dream House's poster. It looks promising. I wanna see Daniel Craig (I lost him since Mr Bond show up many years ago). and Naomi Watts, the last time I saw her is, Fair Game with Sean Pean.

Hello Mr. Legolas, long time no see. been well?




by the way, I dont like the second poster of The Rum Diary.

Selengkapnya...

Wednesday, September 21, 2011

The Reason Why (Kopi Pahit)


"One word to describe my whole life, Fairy tale" (me)

yap, pulang kerja, ngak ganti baju lagi, cuman naro tas, sore-sore dengan mata yang sedikit pedas (bukan sedikit sih, banyakan padahal). Ngenetnya kurang enjoy seh, tau sendiri lah, ini dah jam 6-an, belum mandi, belum nyiapin ini dan itu, sementara jam 7 ntaran, masih ada kerjaan yang menunggu.

waktu kita berkisahan, berceritaan sekitar 15 menit. count my words. learn how fast I type something on my keyboard. errrrr.... I plan to post this on FB.

begini, ini cerita kedua setelah kejadian yang dulu juga pernah terjadi.


Memiliki kenalan yang baru bagi orang seusia saya bukanlah hal yang mudah. selain sedikit skeptic, cynic, or whatever yang negatif-negatif plus selera humor yang tajam (lah, apa lah gitu), I'm not type of person who tell the truth, the whole truth in first time, or in the short time. jadi, begini lah kisah saya (S) dengan someone (X):

X : "What's your job?"
S : "Me? I'm cleaning service or sometimes people call it : OB"
X : "sorry...you what?"
S : (feel uncompertable) "I'm OB"
X : ....

then, here we go. mulanya komunikasi Saya dan X mayan intens, sering lah di FB, Twitter or di BBM. tetapi semenjak saya membuat pengakuan klo saya seorang cleaning service, kayaknya X jadi ilfeel, dia ngak pernah lagi ngontak-ngontak saya, tau nyapa-nyapa saya di twitter.

Nah, karena selera humor saya sedikit tajam dan nakal, saya sapa-sapa lah di BBM, "So? kamu ngak mau temenan yak sm seorang OB?" jawabannya sudah bisa sy tebak, "mau lah" THAT'S IT. hambar bro', ngak ada embel-embelnya lagi.

hadoo malangnya saya.

Orang-orang akan menyalahkan saya kenapa saya mengatakan sebuah kebohongan, they will say, "you'll get nothing with all your lies"

but in this case, "I get everything that I want to know"

Hal yang saya percayai, atau yakini dari dulu adalah : Jika kau ingin mengenali sikap seseorang yang sebenarnya, liat cara dia memperlakukan orang dibawahnya, BUKAN yang diatasnya"

fair game, right?
Selengkapnya...

Saturday, September 17, 2011

Sept 17th

ON TWITTER

@juhriSL :"I just finished watching Personal Taste. cant help think that Lee Min Ho got plastic surgery before he acted on TV. too charming to be true"

@juhriSL : "@mafiajahe I cant trust his eyes and his nose. ah, maybe I'm just jealous & wanna do one someday. LOL. errr. are you member of Pottermore?"

@lysia_ely : "@juhriSL he got plastic surgery many years ago 4 his nose."

@juhriSL : "@lysia_ely I was right then. The doctor always knows it. You're the ghost from my past. Good to see you, stranger."

@lysia_ely : "@juhriSL you do grow old. Nice to see u too"


Tidak ada yang spesial, saya tidak pernah merayakan ulang tahun saya. dan tidak pernah kepikiran untuk merayakannya. dan ucapan terima kasih bagi FB karena social network ini lah yang secara tidak langsung membuat orang2 yg tidak saya kenal, atau yang saya kenali mengucapkan selamat ulang tahun.

jadi yang berbeda dg hari sebelumnya atau hari biasa adalah, dengan banyaknya yg menuliskan ucapan selamat ulang tahun. jujur saja, itu membuat saya sedikit merasa special. jadi dengan tulus saya mengucapkan terima kasih.

dan untuk the ghost from my past. I remember why I liked you. you knocked me down just with one shot.

I have nothing to say. I already forget everything. dunno why. too tired maybe
Selengkapnya...

Puss in Boots Posters






Selengkapnya...

Monday, September 12, 2011

Requem for A Dream

"Deprofundus clamo adite domine" (Out of the depths, I cry to you O Lord) -The Sixth Sense

My friend told me on Twitter that "Requem for A Dream" was great movie but too depressing. I said, "but that depressing story made me watching till the end". I want to write that I have been changed for good. and that is the most common lies.


I already forgot how it feels to be normal. what is normal anyway?

I think it's possible for people to feel alone, emphty, lonely, unloveable, unnormal or whatever words call it. When they fail to deal with it, the stress comes to near them.

No one really knows how to save people like that. they just act like they know it because yeah, they have studied about it. but everybody's good actor, they have their own show. they come with their lines, talk like a normal people and tell lies without doubt.

You know, you cant always tell people the truth because, someday, they'll play with it. You cant just trust someone, that is the rule of universe. If you wanna be kite player, you must do it well. In the end, do NOT regret anything or blame anything. because, at least, You'll realize that you have tried hard to do the right things, to protect yourself. and someday, if you're the lucky one, you'll be drown without nothing left. You're just, Wuzzz, GONE.
Selengkapnya...

Friday, September 9, 2011

The Man from Nowhere (아저씨)




"You live only for tomorrow... The ones that live for tomorrow, get fucked by the ones living for today.. I only live for today. I'll show you just how fucked up that can be. " - Cha Tae-sik (The Man from Nowhere)

Directed by Lee Jeong-beom
Release date(s) August 4, 2010 (2010-08-04)
Running time 119 minutes
Country South Korea
Language Korean

Si Gadis Kecil So-mi, yang ibunya,Hyo-jeong, seorang penari di klup malam sekaligus pencandu heroin, akrab dengan Cha Tae-sik (Won Bin) , pemilik tempat barang-barang pegadaian dalam lingkungan yang kecil. Ketika Hyo-jeong mencuri salah paket heroin milik pengedar, dia menjadi buronan dikalangan mafia sang pemilik heroin tersebut. Permasalahan Hyo-jeong berbuntut pada penculikan So-Mi. Hyo-jeong kemudian dibunuh oleh kawanan Man-sik dengan isi tubuh jantung, ginjal dan hati yang dilucuti terlebih dahulu untuk diperdagangkan dipasar gelap organ dalam.



Cha Tae-sik, mantan dari tentara dinas rahasia yang pernah bekerja di badang intel khusus US, memburu So-mi, gadis kecil yang dianggapnya istimewa dimatanya. dalam pemburuan So-mi, sejarah kematian Istri Cha Tae-sik yang sedang hamil pun mulai terungkap. Saat berhadapan dengan mafia narkotika sekaligus para pedagang pasar gelap organ tubuh, Cha Tae-sik menjadi mesin pembunuh yang berdarah dingin.

WON BIN : "Transformasi karakter yang sempurna"

Di Indonesia, Won Bin dikenal sebagai lelaki berparas 'cantik' sebagai Han Tae-suk di TV Seri Korea, Endless Love (Autumn in My Heart) awal tahun 2000-an. kemudian sebagai adik 'manis' Jang Dong-gun di Film layar lebar, Taegukgi(2004). tapi kali ini, Won Bin tidak main-main, di film The Man from Nowhere, sebagai seorang lelaki bermata dingin yang telah hancur dimasa lalunya, kemudian kembali memperjuangkan apa yang dianggapnya berharga. Lelaki 'cantik' dan 'manis' yang dulu sepertinya sudah mati. sebagai Cha Tae-sik yang berlumuran darah, Won Bin piawai dan meyakinkan sebagai seorang pembunuh yang tidak kenal ampun. Untuk duel ending, Won Bin memberikan action terbaiknya dengan gairah membunuh dan insting untuk bertahan, Cha Tae-sik menghujankan tusukan-tusukan belati di jantung lawannya sekalipun dia sudah tahu, lawannya sudah tidak bernyawa.

Menonton The Man from Nowhere, yang memang merupakan genre film favorit saya, mengingatkan saya kembali dengan film buatan Tony Scott, Man on Fire(2004) atau pun Pierre Morel, Taken (2008). Para karakter di film ini Cha Tae-sik, John Creasy dan Bryan Mills mengejar tanpa tanggung-tanggung, membunuh tanpa sisa. Mereka memberi pengejaran, pembantaian dan pembalasan dendam sampai keakar-akarnya.

Hanya saja, untuk The Man from Nowhere, ikatan antara Cha Tae-sik dengan So-mi tidak berhasil disuguhkan dengan sempurna, chemistry mereka tidak terbangun dengan baik, tidak sekuat ikatan antara John Creasy (Danzel Washington) dengan anak yang dibawah lindungannya sebagai bodyguard, Lupita "Pita" (Dakota Fanning) di Man on Fire. Juga tidak semegah antara bapak dan anak , Bryan Mills (Liam Neeson) dan Kim (Maggie Grace). Tetapi, walau bagaimana pun juga, sebagai film produksi murni Korea, The Man from Nowhere memberi cinematografi yang terbilang handal, dan akting Won Bin yang 'outstanding' membuat film ini layak untuk di tonton.



"Kids will learn from their mistakes. Parenting isn't just giving birth. She's always by herself. Bring her around more often, like the other dads. It's on me."

***
Selengkapnya...

Thursday, September 8, 2011

You Found Me - The Fray





I found God
on the corner of First and Amistad
Where the west
was all but won
All along
Smoking his last cigarette
I said, where've you been?
He said, ask anything.

Where were you?
When everything was falling apart.
All my days spent by the telephone.
And all I needed was a call
It never came
To the corner of First and Amistad


Lost and insecure, you found me, you found me
Lying on the floor, surrounded, surrounded
Why'd you have to wait?
Where were you? Where were you?
Just a little late.
You found me, you found me.

But in the end
Everyone ends up alone
Losing hope
The only one who's ever known
Who I am, Who I'm not, Who I want to be
No way to know
How long she will be next to me

Lost and insecure, you found me, you found me
Lying on the floor, surrounded, surrounded
Why'd you have to wait?
Where were you? Where were you?
Just a little late.
You found me, you found me.

I've been calling for years and years
and you've never left me no messages
Never sent me no letters

Lost and insecure, you found me, you found me
Lying on the floor, surrounded, surrounded
Why'd you have to wait?
Where were you? Where were you?
Just a little late.
You found me, you found me.

Lost and insecure, you found me, you found me
Lying on the floor, surrounded, surrounded
Why'd you have to wait?
Where were you? Where were you?
Just a little late.
You found me, you found me.

Selengkapnya...

Wednesday, September 7, 2011

In the Bedroom

"You don't think... You don't think that you might need something more?" - In the Bedroom



Ojo mikir macam-macam toh, Pertama iki bukan soal film blue2an, bukan juga soal yg hot2an, bukan juga soal filmnya si Sissy Spacek yg menggampar cewek penyebab anaknya terbunuh (Dia waktu menggampar ngak liat-liat lagi loh)

Karena lagi kangen berat dengan kamar kost waktu saya kuliah di Bandung dulu. Kamar yang :


1. Termahal, ya, di bandingkan dengan harga sewa kamar kost di Jogja yang berada di harga 100 rebo/bulan. Maka kamar sempit 3x3 meter, plus kasur, bantal, guling, lemari dengan harga 300 rebo/bulan itu mahal loh.
2. Termewah, ya ya ya, mewah memang. berada di lantai 2. dekat kampus ITB, klo jalan kaki paling 2 menit nyampe, tanpa panas2an karena banyak pepohonan. dan karena kamar tersebut dilantai 2 (daerah tinggi), sekali buka jendela kecilnya, maka, pemandangan mewah akan terlihat, view kota Bandung di sore hari dan gemerlap lampu2 Ciwalk Mall dapat dilihat. jalan kaki 15 menit anda sudah bisa duduk santai di Cinema XII Ciwalk menonton film bioskop. mewah kan.
3. Terkondusif, hmmm... jika saya ingin kuliah di Bandung lagi, di ITB lagi, maka, saya pasti nguber2 mantan bapak kostan saya "Berikan saya kamar yang dulu!" why? tetangga kamar saya disana, penghuni2 kost tersebut, rata-rata bapak2 yang lanjut kuliah Master (S2) di ITB, jadi sangat berwibawa. kebapakan, ngak kekanak2an yang suka ribut2 di kost cuman karena ngantri mandi atau kebelet. Nah, bapak2 S2 ini, alim2 lagi, jadi kan saya bisa ketumpahan alimnya. jadi ngak seneko2 waktu di Jogja gitu lah...

begitu lah kira. cerita yang mungkin tidak sampai menyentuh hati pembaca. tapi sangat memorable dikepala saya.
Selengkapnya...

Monday, September 5, 2011

"TEAM BIEBER IS BEAST"

Jadi sebenarnya banyak yang ada dalam kepala saya hari ini, dari Laptop baru, di telpon teman yang barusan beli BB seharga 1,8jt, baru (mengingat saya dulu belinya 4,25jt), dan ditengah hari saat saya sedang meneraktir teman makan Nasi Lalap plus ayam goreng di RM Pantai Losari dan sintingnya ditengah acara makan memakan, He came with "Flu Burung" Topic. the shit is, I remembered something already. dan tema Flu Burung Masuk ke Kab Berau sejak 31 Juli yang lalu, sungguh diluar pengetahuan saya. (saya tidak bisa memberi detail kenapa saya sangat serius dan sedikit sress dengan bahaya flu burung tersebut)



Bingung dengan tumpahnya banyak topic yang mau di tulis diatas entri baru blogger, dan tidak bisa menahan keasyikan untuk bermain-main di twitter dengan ngetag2an trending topic, I see "TEAM BIEBER IS BEAST" as a Trending Topic on Twitter.

Hal kolot dan sangat mendasar pun, yang tidak bisa saya pahami berdesakan dikepala saya. Kenapa ABG sekarang begitu kecanduan dengan si Justin Bieber? Apa yang telah dilakukan oleh Bieber sehingga dia begitu digilai para remaja putri? anak ABG? suaranya kah? wajahnya kah? atau sejarahnya kah? atau semuanya kah? Hey, I saw justin bieber's movie "Never Say Never" film dokumentari itu sama sekali tidak berhasil memuaskan saya untuk sekedar bersimpati pada Justin Bieber. Otak tua saya tidak menemukan something yang saya kira benar2 istimewa pada diri bocah satu itu. tapi layaknya musim, layaknya air yg selalu pasang dan surut, saya tidak akan ambil pusing. toh paling satu/dua tahun lagi, si Justin Bieber paling hanya akan menjadi lelaki umur 20 tahunan yang kaya raya, yang gonta ganti pasangan, yg mulai memakai Narkoba, kemudian berakhir pada mengais-ngais popularitas lagi di Hollywood sono. pada saat itu, ada lagi bintang baru lagi, yg akan diminati. terus, jadi lah dia terlupakan. begitu lah sebuah cerita berjalan.

Girls? Para gadis, Kadang kalau sudah tergila-gila dengan pujaan hatinya, mereka menjadi great stalker and do everything to see their star.

and boys, They just stay focus to watch their porn movies.

Selengkapnya...

Sunday, September 4, 2011

Two Things

Jadi begini, berhubung ini ada dua kisah pendek yang bakal 'awkward' klo di ceritakan secara terpisah jadi ngak ada salahnya di jadikan satu saja, sebab toh, momentnya masih sama di moment lebaran.

Hal pertama :
when I was googling, one of my friends called me, "Hey, what do you do? how about, you come with me, lebaran bareng!" ditawaran gitu sebenarnya agak malas juga sih, sudah pewe, cuaca panas, tapi perut terasa keroncongan. nah, bagian yang terakhir ini pasti terasa membahagiakan kalau terisi oleh menu gratisan, "Well, I'm in!"


Okeh, berkumpullah 6 orang yang berkeliling buat namu. sampai dirumah salah satu teman sekantor, biasa lah.. omongan dibanjiri oleh gosipan, ngono ngene, iki iku, mengenai coworkers, bos dll. Saat pembicaraan sepertinya semakin ngolor ngidul, "Ouh, sepertinya negara kita akan bangkrut ya.. sudah tidak ada harapan lagi!" saya berbicara dengan mata menerawang. Teman saya memandang saya aneh, "Lah, yang punya masalah itu bukan hanya negara kita!"

Kening saya tegak (kuping maksudnya). "owww. You're in mining supplier. so I know you know so much how to be a liar, dont you?" memangnya apa hubungannya, tapi entah lah saya rasa ada. saya mempunyai penyakit yang sulit merasa terhibur sekarang ini. "You're teacher. you must teach about hope!" si teman ngak mau kalah. eh, ini mengingatkan saya tentang laskar pelangi. ah, dreams. ah hopes. ah fears.

"You know, sometimes, I think you have to slap your students with reality before you teach theam about dreams and hopes" kayaknya saya mabok kebanyakan minum softdrink.

mari bergerak maju, kan masih dirumah teman saya nih. melihat teman saya yg lagi sibuk mengayun-ayun anaknya (biar bisa tidur didalam ayunan) membuat saya bersabda, "what a life Nov, I remember when We were in Fifth Grade, oh my god, it's just like yesterday.." saya berhenti bersabda, mengingat dia, teman saya ini pernah menangis karena yah, diolokin sama salah seorang bocah ingusan dikelas kami. "and look at you now, You have kid already..." dia tersenyum, senyum bahagia. saya melanjutkan sabda saya dalam hati, "and I'm stil alive like shit!"

Hal kedua :

Back to my glory place (Kamar kost maksudnya). di sambut oleh senyuman sempurna anak ibu kost. pikiran saya menjerit, "OMG, look at you, nak, you're perfect!"keren, pinter, dan dari keluarga baik-baik. Kuliah di Jakarte sono, denger2 rajin organisasi juga, ibadahnya juga bagus (ya iya lah, sering saya liat bolak-balik ke surau yg ngak jauh dari rumah) kurang apa coba?

Mungkin jika saya melihat lebih dekat, saya akan mengeluarkan kata-kata penuh iklan, "Oh, ternyata rumput tetangga itu palsu!" tetapi tentu saya ngak ada niat untuk mengenali lebih dekat hanya untuk 'melunturkan' ke sempurnaan dia dimata saya. I'm ENVY. Oh God, I have one of seven deadly sins (eh jika ditelusuri lebih lanjut jangan2 ngak cuman satu, mate saya).

Ya ya, maybe It's time to practice my wisdom. *ngok*. Errr... what the fuck I'm thinking about? konsentrasi dengan apa yang mau saya kerjakan aja lah. PENUTUP, arkkk, saya ngak suka menetap. udah berasa gatal aja mau jalan-jalan.
Selengkapnya...

Friday, September 2, 2011

Terbantai....


Ada yang sedikit aneh ini hari. seharian berkutat didepan Internet trus merasa bosen trus, "Dy, jalan yo, teraktir aku makan soto kikil" ye, hari lebaran pengen makan soto kikil. "Kawu jemputi aku, aku ndak ada kendaraan!" dipikir-pikir oro po po wis, sing penting di traktir makan soto kikil.

Sesampainya dirumah si Ardy dengan sedikit monyong-monyong, melihat ada mobil terparkir rapi di depan rumahnya (ngak ada kendaraan apanya), nih orang keluar senyum-senyum, "Aku pengen kawu kerumahku aja bah, klo ndak gitu ndak nongol kawu"


"Tinggal aja motormu disini, kita pake mobilku aja" jadilah kami pergi hunting-hunting soto kikil ditempat 'wisata' yang selalu banyak pengunjung, Tepian Berau (Paling tidak anggaplah seperti itu) seterusnya dapat telp disuruh mampir kerumah sakit, seterusnya jalan-jalan lagi ke sambaliung, seterusnya lagi, kembali kerumah ardy dengan tambahan 3 pasukan. jadilah kami ber-5 nongkrong-nongrong dirumah si endut Ardy.

(kalau diinget-inget, kebanyakan kenalanku yang bernama Ardy gemuk2 euy)

Tadi ngomongin apa aje ye, tau lah, yang jelas ngak ada yang terlalu penting. ngakak-ngakak ngak jelas, dan aku sempat terheran-heran, "Loh kita ber empat ini ya..."(mengarah ke aku, si Miski, si Ewin, si Ipan), aku merasa ini moment mewah, golden moment lah, kami ber-4 (ardy ngak masuk hitungan) punya sejarah sendiri masing-masing, berteman mulai masih ingusan waktu SMA. dunia tau kami punya konflik internal (hahaha). ya ya ya, setidaknya aku masih bersyukur masih terseret-seret diantara mereka walau kadang aku berpikir kalau misalnya punya pilihan lain apakah tetap masih ingin bersama-sama bocah-bocah ini.

Jadi, (kepalaku ikutan pening), jadilah kami berkumpul-kumpul sajo. memikirkan ini dan itu, berdebat ini dan itu. ngomongin ini dan itu, bertanya ini dan itu. apapun itu, setidaknya tadi aku merasa hidupku lumayan baik, hebat malah.

hey, sebuah prestasi saya bisa keluar dari pertapaan saya loh (kamar maksudnya) mengingat akhir-akhir ini saya cenderung lebih suka 'nyepi'
Selengkapnya...

Thursday, September 1, 2011

I think It never ends

Ernest Hemingway pernah menuliskan dibukunya, For Whom the Bell Tols, "The world is a fine place and worth fighting for..." Yes, I'm like Somerset(Seven), I agree with the second part. I dunno, I just think the world isnt a fine place to me. Maybe you'll think that I'm not the type of grateful person but NO ONE really know about someone's head and heart anyway



Dan apakah dunia ini berharga untuk aku perjuangkan? I dont really know either. Someday, I walked away from home and met my friends and then I thought about I wanted to ruin my life. I was bored about something that I thought It never ended. I took a risk to stop thinking "why this things happen to me"

But It didnt work.

I wish everything would be oke. but it's NOT oke. I'm feeling unwell. I'm on the bottom of the wheels. I start thinking to ruin everything. I'm afraid of loose my control.

Please God saves me. I know It's easy for You, You're the one who take the full control. It's hard to me and I dont see the way out...
Selengkapnya...

Waiting for "SUPERMAN" (2010)




"The fate of our country won't be decided on a battlefield, it will be determined in a classroom."

Directed by Davis Guggenheim (An Inconvenient Truth, It Might Get Loud)
Running time 102 min


Waiting for "SUPERMAN" merupakan film dokumentar tahun 2010 buatan sutradara ternama Davis Guggenheim yang sebelumnya pernah memenangkan piala OSCAR lewat film dokumentarinya, An Inconvenient Truth. Kali ini Davis Guggenheim melalui Waiting for "Superman" menganalisi kegagalan Sekolah-sekolah publik di Amerika.

Anthony, Francisco, Bianca, Daisy, and Emily merupakan nama-nama yang masuk dalam statistik dalam permainanan lottery untuk dapat di terima disekolah-sekolah yang ingin mereka masuki. Guggenheim melakukan penggalian secara mendalam mengenai sistem pendidikan di US, mengkaji data-data statistik kegagalan sekolah-sekolah publik dalam menghasilkan generasi yang handal.

Fakta buruk mengenai American public education dikaji habis-habisan di film ini. yang mana banyak sekolah publik lebih banyak gagal mengantarkan siswanya masuk ke Universitas dan banyak menghasilkan produk-produk drop out yang nantinya banyak menghiasi penjara-penjara di US. tidak hanya itu Guggenheim juga memberi visualiasi sistem kerja guru Tenure (guru tetap) yang mendapat jaminan seumur hidup tetapi memiliki sikap kerja yang tidak memadai sebagai tenaga pengajar.

Waiting for "GATOT KACA"

Tidak pelak, jika menonton dokumentari dari Waiting for Superman membuat kita membandingkan dengan sistem pendidikan negara kita sendiri, Indonesia. dan jika dibuat dalam Indonesia Ver. kemungkinan besar bisa kita beri judul, Waiting for "GATOT KACA" sebab jika kita melakukan penggalian mendalam dalam sistem pendidikan kita, kita bisa menemukan banyaknya kebobrokan seperti halnya US yang sekarang pusing karena kurangnya tenaga ahli dibidang matematika, sains dan teknik seperti yang pernah di sampaikan oleh Bill Gates.

Waiting for Superman, Salah satu film yang sangat kaya akan pengetahuan mengenai dunia pendidikan di US dengan ending yang membuat hati terkoyak melihat ketidak adilan sistem dalam memperlakukan para peserta didik, anak-anak yang menjadi generasi penerus nantinya.


Selengkapnya...