Friday, April 29, 2011

Harry Potter And The Deathly Hallows PART 2 TRAILER


"Harry Potter and the Deathly Hallows - Part 2," is the final adventure in the Harry Potter film series. The much-anticipated motion picture event is the second of two full-length parts.

In the epic finale, the battle between the good and evil forces of the wizarding world escalates into an all-out war. The stakes have never been higher and no one is safe. But it is Harry Potter who may be called upon to make the ultimate sacrifice as he draws closer to the climactic showdown with Lord Voldemort.

It all ends here.



Selengkapnya...

Monday, April 18, 2011

I've found another pieces!

I have found the another pieces but it doesnt complete yet. Today, as you know, what? ah, I forget that, you never know me and I never really know about you. back to topic. it's about The Company Men, yeah... that film's suck, make me think so much about future.



Pekerjaan akan menjadi sangat penting dimasa mendatang, ya, untuk masa sekarang ini, masih bujangan, masih single, maka yang dipikirkan tak lebih hanya soal gaya hidup dan diri sendiri. tapi nanti, semua akan berbeda. saat harus bergerak kedepan. akan sangat buruk saat kita tidak memiliki pekerjaan disaat kita memiliki orang lain dalam hidup kita, anak dan istri soalnya.

maka, pertimbangan untuk selalu memiliki pekerjaan itu penting. pikirkan masa depan, jangan berpikir picik hanya dalam jangka pendek. tapi ya, saya pikir, saya merupakan salah seorang yang picik. ada beberapa keputusan saya dalam beberapa bulan terakhir ini yang menandakan kualitas kepicikan saya. hahahaha... saya lupa, betapa tuanya saya. dan saya tidak akan muda dan seusia ini selamanya. wajar Peter Pan tidak ingin tua dan dewasa.sebab tak ada menariknya diusia itu memang.
Selengkapnya...

Monday, April 4, 2011

New Movie Posters: HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS PART II



Selengkapnya...

THE KIDS ARE ALL RIGHT (2010)


Directed by
Lisa Cholodenko

Starring
Annette Bening
Julianne Moore
Mark Ruffalo
Mia Wasikowska
Josh Hutcherson

Budget : $4 million.
Gross revenue : $34,705,850

“ ...marriage is hard... Just two people slogging through the shit, year after year, getting older, changing. It's a fucking marathon, okay? So, sometimes, you know, you're together for so long, that you just... You stop seeing the other person. You just see weird projections of your own junk. Instead of talking to each other, you go off the rails and act grubby and make stupid choices... You know if I read more Russian novels, then...” Jules – The Kids Are All Right

PLOT
Nic (Annette Bening) dan Jules (Julianne Moore), pasangan lesbian yang sudah menikah selama lebih dari 18 tahun. Mereka mempunyai anak, Toni (Mia Wasikowska), 18 tahun dan Lazer (Josh Hutcherson), 15 tahun. Toni dan Lazer merupakan anak yang dilahirkan oleh Nic dan Jules dari seorang donor sperma yang ditampung di sperm bank

Ingin mengetahui siapa orang tua biologis yang telah mendonorkan sperma, Lazer, dikarena kan belum cukup umur, meminta kepada Toni untuk mengontak Sperm Bank dan mencari tahu siapa orang tua biologis mereka. Dan kemudian mereka dipertemukan dengan Paul (Mark Ruffalo), si pendonor sperma. Pertemuan pertama mereka rahasiakan sampai akhirnya terjadi insiden yang membuat pertemuan tersebut diketahui oleh Nic dan Jules.

Nic dan Jules memutuskan mengundang Paul diacara makan bersama. Pada saat itu lah, Paul meminta Jules untuk mendesain dan mengolah taman rumahnya. Disaat Jules berkerja mengolah taman, dia dan Paul terlibat affair, yang mana membuat Paul tersadar, bahwa ditengah kehidupannya yang sudah mapan dan usianya yg menua, dia menginginkan keluarga.

Affair Paul dan Jules, kemudian diketahui oleh Nic, dan membuat Toni dan Lazer membenci Paul dan Jules atas kebohongan dan affair yang mereka buat. saat Paul datang kerumah Nic, Nic menghadang dengan kata, “Let me tell you something man, this is not your family. This is my family. You don’t know and you know why? Because you’re a fucking interpoler. If you wanna family so much, you go out and make your own”

Perspective
Jika kita menilai dalam kultur dan budaya barat, film ini merupakan film biasa dimana komunitas gay dan lesbian sudah bisa diterima didalam masyarakat mereka. Karena film sendiri di sutradarai oleh Lisa Cholodenko yang secara terbuka mengaku lesbian, maka The Kids Are All Right mempertontonkan bagaimana normal dan hal yang wajar sekali rumah tangga pasangan lesbian. Dan saat terjadi perselingkuhan antara Paul dan Jules, yang menjadi alas an bukan karena Jules merindukan rengkuhan dan berhubungan sex dengan lelaki, tetapi melainkan, sama halnya dengan pasangan norma heterosexual yang kadang merasa bosan dengan pernikahan mereka.

nah, karena hal tersebut lah membuat saya yang menilai dari kultur dan budaya timur, film ini judulnya terpeleset menjadi, “The Lesbians Are All Right”. Film ini membawa misi universal secara terbuka untuk pasangan Lesbian dan Gay untuk bisa diterima masyarakat secara umumnya. Sebab, dalam film ini, tidak ada sama sekali hal yg terlihat salah, anak-anak mereka tumbuh secara normal tanpa ada ketidak seimbangan psikologis.

Jadi, itu lah yang saya ingin lihat, saya mengira, film ini akan menyoroti secara psikologis dan perkembangan mental anak-anak dari pasangan lesbian. Ternyata, tidak ada saya temukan. The Kids Are All Right, merupakan film lesbian, yang anak-anaknya baik-baik saja meskipun dari pasangan lesbian. Kalau pun ada masalah, itu karena salah satu orang tua mereka berselingkuh. Dan itu pun bukan karena salah satunya tiba-tiba jadi straight, hanya karena bosan menjalani ibu rumah tangga. Seperti halnya pasangan-pasangan lainnya. Wow!!!

Open-minded
Sebenarnya, dari tontonan, kita bisa belajar membuka pikiran (bukan berarti harus mensetujui, hanya belajar memahami). Karenanya, saya banyak menonton film tidak hanya dari genre tertentu saja. Secara pribadi, saya tidak terlalu suka tentang film lesbian. Dulu saya terpaksa menonton Monster hanya karena ingin melihat acting Charlize Theron di film lesbi tersebut yang membuat dia memenangkan trofi OSCAR. Hal serupa juga pernah terjadi di film Boys Don’t Cry yang dilakoni oleh Hillary Swank.

Begitu juga dengan film The Kids Are All Right ini, ini merupakan film yg cerdas, yang mana sebuah kepingan kehidupan bisa disampaikan dengan begitu lincah, mengena dan powerfull didukung oleh acting yang kuat para casts-nya. Saya bilang ini film yang sungguh menarik, bagi kita orang Indonesia, kita tidak harus menghujat sebuah hubungan yang dimasyarakat kita akan disebut, “Penyimpangan seksual” kita cukup belajar memahami dan tahu, “Oh, benar-benar ada ya kehidupan seperti itu diluar sana” selanjutnya bagi umat beragama, silahkan mengucapkan doa dalam hati.

RECEPTION
Film ini memperoleh positive reviews Rotten Tomatoes, Metacritic dan New York Critic Onlines. Dia ajang festival, The Kids Are All Right memperoleh nominated for Best Picture at the 83rd Academy Awards (termasuk Annette Bening di nominasikan sebagai Best Actress dan Mark Ruffalo mendapat nominasi Best Supporting Actor), dan menang dalam Best Motion Picture for Musical or Comedy.

TRIVIA
When Jules is trying, awkwardly, to explain the reasons that lesbians might prefer to watch gay male pornography rather than porn showing two women together, one of the reasons she gives is that they always cast two straight woman pretending to be gay in those movies. Both Julianne Moore, who plays Jules, and Annette Bening, who plays Nic, are in their real lives straight actress pretending to be lesbians for this movie.



Selengkapnya...

Friday, April 1, 2011

The Hangover Part 2: Official Trailer


Check out the full theatrical trailer for The Hangover: Part 2!

The sequel, directed by Todd Phillips, stars Zach Galifianakis, Bradley Cooper, Justin Bartha, and Ed Helms as they reprise their roles from the 2009 smash hit.

The film follows the cast heading to Thailand for Stu’s (Ed Helms) wedding and features the return of Ken Jeong (Mr. Chow) and new roles from Jamie Chung and Liam Neeson.

The Hangover: Part 2 will hit theaters on May 26!


Selengkapnya...

February 5, 2010 3:44 PM

Reading these kind of posts reminds me of just how technology truly is an integral part of our lives in this day and age, and I am 99% certain that we have passed the point of no return in our relationship with technology.

I don't mean this in a bad way, of course! Societal concerns aside... I just hope that as technology further innovates, the possibility of downloading our memories onto a digital medium becomes a true reality. It's one of the things I really wish I could experience in my lifetime.

Anonymous said... Selengkapnya...