Friday, September 9, 2011

The Man from Nowhere (아저씨)




"You live only for tomorrow... The ones that live for tomorrow, get fucked by the ones living for today.. I only live for today. I'll show you just how fucked up that can be. " - Cha Tae-sik (The Man from Nowhere)

Directed by Lee Jeong-beom
Release date(s) August 4, 2010 (2010-08-04)
Running time 119 minutes
Country South Korea
Language Korean

Si Gadis Kecil So-mi, yang ibunya,Hyo-jeong, seorang penari di klup malam sekaligus pencandu heroin, akrab dengan Cha Tae-sik (Won Bin) , pemilik tempat barang-barang pegadaian dalam lingkungan yang kecil. Ketika Hyo-jeong mencuri salah paket heroin milik pengedar, dia menjadi buronan dikalangan mafia sang pemilik heroin tersebut. Permasalahan Hyo-jeong berbuntut pada penculikan So-Mi. Hyo-jeong kemudian dibunuh oleh kawanan Man-sik dengan isi tubuh jantung, ginjal dan hati yang dilucuti terlebih dahulu untuk diperdagangkan dipasar gelap organ dalam.



Cha Tae-sik, mantan dari tentara dinas rahasia yang pernah bekerja di badang intel khusus US, memburu So-mi, gadis kecil yang dianggapnya istimewa dimatanya. dalam pemburuan So-mi, sejarah kematian Istri Cha Tae-sik yang sedang hamil pun mulai terungkap. Saat berhadapan dengan mafia narkotika sekaligus para pedagang pasar gelap organ tubuh, Cha Tae-sik menjadi mesin pembunuh yang berdarah dingin.

WON BIN : "Transformasi karakter yang sempurna"

Di Indonesia, Won Bin dikenal sebagai lelaki berparas 'cantik' sebagai Han Tae-suk di TV Seri Korea, Endless Love (Autumn in My Heart) awal tahun 2000-an. kemudian sebagai adik 'manis' Jang Dong-gun di Film layar lebar, Taegukgi(2004). tapi kali ini, Won Bin tidak main-main, di film The Man from Nowhere, sebagai seorang lelaki bermata dingin yang telah hancur dimasa lalunya, kemudian kembali memperjuangkan apa yang dianggapnya berharga. Lelaki 'cantik' dan 'manis' yang dulu sepertinya sudah mati. sebagai Cha Tae-sik yang berlumuran darah, Won Bin piawai dan meyakinkan sebagai seorang pembunuh yang tidak kenal ampun. Untuk duel ending, Won Bin memberikan action terbaiknya dengan gairah membunuh dan insting untuk bertahan, Cha Tae-sik menghujankan tusukan-tusukan belati di jantung lawannya sekalipun dia sudah tahu, lawannya sudah tidak bernyawa.

Menonton The Man from Nowhere, yang memang merupakan genre film favorit saya, mengingatkan saya kembali dengan film buatan Tony Scott, Man on Fire(2004) atau pun Pierre Morel, Taken (2008). Para karakter di film ini Cha Tae-sik, John Creasy dan Bryan Mills mengejar tanpa tanggung-tanggung, membunuh tanpa sisa. Mereka memberi pengejaran, pembantaian dan pembalasan dendam sampai keakar-akarnya.

Hanya saja, untuk The Man from Nowhere, ikatan antara Cha Tae-sik dengan So-mi tidak berhasil disuguhkan dengan sempurna, chemistry mereka tidak terbangun dengan baik, tidak sekuat ikatan antara John Creasy (Danzel Washington) dengan anak yang dibawah lindungannya sebagai bodyguard, Lupita "Pita" (Dakota Fanning) di Man on Fire. Juga tidak semegah antara bapak dan anak , Bryan Mills (Liam Neeson) dan Kim (Maggie Grace). Tetapi, walau bagaimana pun juga, sebagai film produksi murni Korea, The Man from Nowhere memberi cinematografi yang terbilang handal, dan akting Won Bin yang 'outstanding' membuat film ini layak untuk di tonton.



"Kids will learn from their mistakes. Parenting isn't just giving birth. She's always by herself. Bring her around more often, like the other dads. It's on me."

***

Related Post



No comments:

Post a Comment