Friday, August 26, 2011

WISHES


Logika saya bilang, hanya orang tolol yang mau re-write sebuah history. apalagi sejarah tentang ketololan, kesalahan. buang-buang waktu melakukan hal yang sama dan jatuh di lubang yang sama, seperti halnya keledai yang tidak bisa mengenali lubang, jatuh dilubang yang sama.

But hey, Jika urusan hati segampang urusan logika, hidup akan jauh lebih simpel, ngak banyak drama dan ya, jauh lebih santai dan ya(lagi) tidak ada banyak hal tolol yang bisa dilakukan. and yes (again?) saya tidak pernah berada diarus yang stabil. saya mengingat-ingat kembali, kapan terakhir kali saya berada di titik aman dalam hidup saya?


TIDAK PERNAH

Saya orang pesisir yang terbiasa melihat ombak, kedalaman lautan dan angin panas yang kemudian pindah kegunung, terbiasa dengan hutan dan binatang-binatang buas yang disembunyikan didalamnya dan hey, I tell you what, ini bukan metafor, ini fakta. Secara umum, saya aman, karena saya manusia beragama, tetapi secara pribadi, kepribadiaan, hey, tidak ada yang sempurna.

Ya, setiap orang punya masalah mereka masing-masing, but you know what, tingkat kesulitan permasalahan mereka berbeda, bentuk permasalahan mereka beda-beda, ada yang akibat kelakuan sendiri (koruptor contohnya) ada yang memang, BANG BANG, di lemparkan kediri mereka sebagai beban untuk merasakan penderitaan hidup. Kitab mana sih yang berisi bahwa manusia diciptakan untuk bersenang, manusia diciptakan untuk menghadapi sebuah ujian. jika kau salah satu orang yang beragama, kau pasti tau, bahwa ada yang namanya akhirat. dan saya berani berkata, 90% manusia didunia ini berpikir, Surga itu sulit didapatkan. admit it ya.

Bang, kayak letusan pistol, saya bertemu orang 11 tahun yang lalu, lalu Bang, tembakannya berbunyi lagi, saya melarikan diri dari orang ini 6 tahun yang lalu karena saya tahu bahwa "semua sudah tidak mungkin" dan kemudian BANG (again) setahun yang lalu kembali bertemu dan BANG saya menyadari bahwa saya tidak bisa menyangkal ada yang tidak bisa berubah dari cara saya memandang manusia satu itu. dan BANG, ada fakta, sekalipun saya punya waktu 1000 tahun, 10.000 kali perpisahan, 100.000 pertemuan, konteks tidak akan berubah, "semua tidak mungkin", jika ada yang harus ada yang terjadi, mari, kita hapus bagian pertemuannya. saya tidak perlu bertemu dengan dia di waktu 11 tahun yang lalu, saya tidak perlu mengetahui bahwa ada banyak hal tolol yang akan terjadi.

Saya tidak mendambakan kesempurnaan, itu terlalu banyak untuk saya pinta. saya menginginkan, ada beberapa bagian dalam hidup yang bisa dihapuskan. hanya 3 bagian yang tidak lebih dari 3 jam dari beribu-ribu jam waktu hidup saya. saya ingin bagian 3 jam itu dihapuskan. saya rasa itu tidak terlalu banyak untuk di pinta.

Related Post



No comments:

Post a Comment