Sunday, August 28, 2011

Confessions (告白, Kokuhaku)


"The weak will always hurt those weaker than them." - Moriguchi

Yuko Moriguchi (Takako Matsu), Seorang guru SMP, anaknya Manami lahir dari pasangan yang tidak sempat dinikahinya karena menderita HIV. Dihari dimana Moriguchi akan berhenti mengajar, dia memberi pelajaran yang terakhir untuk siswa dikelasnya. "LIFE". LIFE diajarkan oleh Moriguchi dengan cara yang keras. Dia menceritakan tentang kematian Manami, anaknya yang berumur 6 tahun, yang tenggelam dikolom renang sekolah. mati dibunuh oleh siswa yang berada dikelasnya. 2 siswa tersebut diberi nama "A" dan "B".

Manami died. But it was no accident. She was killed by students from this class. What is it that protects you? Your parents? Weapons? No, your strongest ally is... Juvenile law.Under Article 41 of the penal code, those under fourteen years of age...are not liable for their crimes. And cannot be punished for them. Isn't that lovely?

Moriguchi tidak bisa menyentuh A dan B karena mereka dibawah umur dan masih dilindungi oleh hukum Jepang, "Juvenile Law". berniat menuntut dendam, Moriguchi memberi tahukan bahwa susu yang diminum oleh A dan B dikelasnya sudah Ia campuri dengan darah yang terkontaminasi HIV dari ayah Manami. Moriguchi, menginginkan, siswa dibawah umur yang membunuh anaknya, tidak hanya mati, dia menginginkan sebuah kematian yang menyakitkan dan perlahan.

Sebagai seorang siswa A, Shuya Watanabe yang merupakan salah satu pembunuh manami, mempunya kecerdasan diatas rata-rata. Dia mempermainkan siswa B, Naoki Shimomura, seorang siswa yang sering ditindas untuk mengikuti apa yang dia inginkan. Hal yang tidak disadari Shuya adalah Naoki lebih "berdarah dingin" dari yang dia kira.

Semenjak hari dimana Moriguchi mengatakan dendamnya, Naoki hancur. pada akhirnya dia membunuh Ibunya sendiri. disisi lain, Shuya mengetahui bahwa rencana Moriguchi tidak efektif, kandas ditengah jalan. dia tidak menderita HIV seperti yang direncanakan oleh Moriguchi. Shuya merancang untuk menghancurkan dirinya dengan teman-temannya.

DENDAM YANG TIDAK BISA TERPATAHKAN

Karakter dari Moriguchi adalah seorang wanita yang terlihat rapuh, berbicara pelan, datar dan terencana. diluar itu, dia merupakan sosok seorang wanita yang berkemauan kuat. Moriguchi mengesampingan semua pribadi lembutnya menjadi sebuah pribadi dingin dan tanpa ampun dalam rencana pembalasan dendamnya, "And just hearing 'HIV' sent them into a panic. A sea of confused, foolish faces. I lost my family. I won't forgive him."

tidak sekedar sebuah film psychological thriller, film ini juga mengandung unsur politik hukum yang bersifat dilema (Juvenile Law) yang terkesan mengganggap enteng pembunuhan anak dibawah umur, juga kritik budaya terhadap kondisi Jepang saat ini.

"This is my revenge. I have plunged you into the depths of hell. This is the first step toward your redemption.."

"Just messing with you."



Related Post



No comments:

Post a Comment