Wednesday, May 4, 2011

Alzheimer



Sama sekali tidak ada hubungannya dengan karakter dr. Meradith Grey yang sangat berpotensi menderita Alzheimer yang diturunkan dari ibunya dr. Ellis Grey dalam serial Grey's Anatomy.

Cuman sedikit kepikiran, apakah hal tersebut bisa menimpa saya? karena ada beberapa factor silly yang terjadi akhir-akhir ini. Errr... saya bahkan belum 40 tahun, sangat tidak mungkin kalau saya menderita Alzheimer's disease.



sebab, seperti yang dikatakan wikipedia, Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua. jadi, sangat tidak keren kalau diderita oleh orang muda.

Tetapi, tidak akan ada asap kalau tidak ada api ya. saat saya mandi, kadang-kadang terjadi hal yang bego, misalnya, sampo saya jadikan sabun mandi, atau sabun mandi cair saya jadikan sampo, sampo saya jadikan pencuci wajah, itu kerap terjadi, padahal dari botolnya aja sangat berbeda. semakin saya mengingat sesuatu, misalnya "saya harus membawa ini" maka, si "ini" itulah yang akan tidak saya bawa.

Itu merambat kesegi moralitas saya, setiap jam 00.00 malem, si Smartphone selalu mengingatkan saya siapa-siapa yang ulang tahun di page FB saya, saya secara simple, sangat ingin mengucapkan doa kecil melalui ucapan terhadap orang-orang tersebut yang kadang salah satu teman baik saya, tetapi, dengan gampangnya, saya lupa.

Nah, ditambah lagi dengan sms-sms yang masuk, ada beberapa sms penting atau email penting yang harus segera saya balas, dan saya berniat sekali untuk membalasnya, tetapi yang terjadi adalah, "oh saya mau menyelesaikan ini dulu baru saya bales" dan setelah si "ini" saya selesaikan, entah itu bacaan, tontonan, obrolan, garukan, tertawaan, blep blep, saya lupa. dan setelah kadang entah itu 3 hari kemudian, entah saat saya di WC, di atas motor, ditengah-tengah obrolan, baru saya ingat SMS yang penting tersebut.

dan harus saya akui, itu mempengaruhi tidak hanya kehidupan moralitas saya, tapi juga keprofesionalan pekerjaan saya.

Yep, mungkin ada baiknya saya minum suplemen penambah daya ingat. seperti yang di konsumsi anak-anak sekolahan menjelang ujian

Related Post



No comments:

Post a Comment