Wednesday, December 8, 2010

The First Dec

"Oh hush! Not all of us can afford to be romantic..."
(Charlotte Lucas - Pride & Prejudice)

...Begini, sebenarnya ini masalah sederhana. terutama untuk manusia yang berusia diatas 20 tahun yang dituntut seharusnya lebih banyak menggunakan logika tanpa paka kembang gula drama sama sekali. ya ya ya, mati-matian saya menghindari kehidupan yang sok dramatis atau penuh kisah seru yang mendayu-dayu. saya hanya menginginkan yang biasa-biasa saja.

Hal biasa misalnya, saya ingin punya ketangguhan dalam menahan semua yang berhubungan dengan hati dan perasaan yang sangat "kampret" sekali karena gampang di bolak-balik seperti membalikkan telapak tangan. ya ya ya, saya sangat tidak mempercayai hal-hal yang berdasarkan dengan hati atau pun perasaan. Tidak logis, melemahkan dan sangat gampang membuat seseorang terlihat tolol dan sangat mudah membuat seseorang kehilangan pegangan.

TETAPI, Si Kahlil Gibran dengan cintanya yang gagal terlanjur bersyair,

""...pabila cinta memanggilmu..ikutilah dia walau jalannya berliku-liku... Dan, pabila sayapnya merangkummu... pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..."
nah nah nah, apa kah saya rela dilukai pedang dibalik yang disebut cintah?


hayyah... tidak mau saya, masalahnya, bisa bisa ngak saya mengontrolnya untuk tidak jatuh cinta. oh Tuhan, saya manusia biasa dengan semua rasa naif saya. Saya sudah sampai dititik, saya bisa menceritakan semua kebohongan kepada semua orang, tentang saya, tentang masa lalu saya, tentang latar belakang saya. tetapi, saya tidak terlalu pandai untuk dapat membohongi rasa saya sendiri.

AKKKHHHHHHHHHHH.... ternyata bener, dunia ini panggung sandiwara. oh Nike Ardilla, apakah dikau sudah tenang dialam sana?

saya yakin, Tuhan sedang senyum-senyum diatas sana, Dia melempar saya ketempat yang paling saya takutkan, kayaknya untuk menguji saya, terus melihat saya kalang kabut, pontang-panting, mencari aternatif, mencari solusi, mengejar pilihan, untuk semua masalah inti dalam hidup saya, sambil tertawa-tawa mungkin Tuhan sedang berbisik, "c'mon stupid, why are you being such a stupid person? you know, you don't have anything. back to Me or you'll stuck in that stupid place forever!"

Hhhhhhh............

Ada orang-orang tertentu, yang terjebak dalam pelariannya, mereka punya kekuatan untuk kembali tetapi tidak punya keyakinan untuk menjalani hidup selain ditempat pelariannya. dan tipe orang ini, bisa jadi, akan tersesat selamanya.


Bilang kakak saya, "look at her smile, look at her face, look at her eyes. she's beautifull" saya hanya bisa menaikkan alis mata, "and she's still in senior high school. She's very-very (over 1000 times) young to me!" tetapi kakak saya sepertinya tidak menyerah, apalagi kakak ipar saya. dia terlalu bersemangat.

Saya tidak tahu, terlalu banyak yang berputur-putar dalam kepala saya selayaknya komedi putar. saya memikirkan tentang seribu kemungkinan tentang relationship. saya dengan sintingnya dan mellow-nya mengepost statement di twitter : "No matter how much I love you I cant still tell you because I know We're never be together & maybe you dont feel like the way I feel"

dan seorang temen yang baik me-reply : "tinggal di tembak aja toh susah!"

bener sekali. bukan seorang lelaki sejati kalau tidak bisa menyampaikan perasaannya terhadap orang yang ditaksirnya tetapi bukan lelaki bijaksana jika tidak bisa menahan hasratnya untuk sesuatu yang dia impikan dimasa yang akan datang.

dan saya bukan dua-duanya kayaknya, soalnya saya hanya seorang lelaki yang pandai berpura-pura.

saya mengejar target paling lambat Desember 2011 saya sudah menemukan kepastian hidup saya. sayatidak ada di Indonesia atau saya akan ada di Indonesia untuk selamanya. jadi sampai November 2011, saya memerlukan amunisi habis-habisan. Saya memerlukan banyak sertifikat. saya memerlukan banyak pengalaman kerja, saya memperlukan banyak jaringan, saya memerlukan banyak prestasi, saya memerlukan banyak pelajaran dan saya memerlukan banyak keberuntungan.

yang saya tidak butuhkan itu kayak relationship, melonkolis ngak karuan (di FB, Twitter atau SMS boleh lah, tapi dalam kinerja real, tidak boleh sama sekali. oke, kadang saya merasa kesepian, kayak orang idoit pulang kerja sendirian. tetapi, itu satu-satunya cara. dan saya berniat melebarkan jaringan.

boleh percaya dan boleh tidak, waktu saya ke daerah pedalaman kampung transmigrasi di Tanjung Redeb Kalimantan Timur, saya bertemu ketua RT yang pernah ke Thailand dan Hongkong dalam rangka pelatihan dari PEMDA. dan dia hanya lulusan SD, tapi skills, jangan ditanya. saat saya liat dia aja, saya sudah langsung bisa identifikasi kalau dia bukan orang sembarangan. aura-nya lain boy. mutiara ditengah hutan cuy. ini yang hebatnya, tidak hebatnya, saya juga bertemu ketua RT yang buta huruf, ngak bisa baca tulis. hanya bisa tanda tangan. nah lo.. life's complicated. ingat Avril kan.

kemana nih?

oh masalah cinta saya yang kandas terus karena bertubrukan dengan logika dan ambisi saya (herannya saya, waktu masa SMA saya lagi bener2 pengen pacaran, dapat yg naksir satu orang aja susahnya minta ampun. giliran sekarang saya lagi ngak niat, ada aja yg nyosor yg menggoyah iman, hayyah)

EEEeeee.... kayaknya kisah rasa suka saya yang muter-muter dengan dia yang sekarang ini ngak akan bertahan lama juga kok, ntar juga minggat dari hati saya. kenapa?

karena... face-nya oke dan cute sih, tapi gaya rambutnya ngak mendukung. ancur. hahaha!

Related Post



2 comments:

  1. Sial, gw lama2 ngepens ama lo kalo gini, bwahahah!
    Gitu ya, mengerti. Laki2 pasti pengen pembuktian dlm hidupnya didunia fana ini. Gw dukung! Lo manusia langka yg bikin gw penasaran, sampe setinggi apa lompatanmu :D Keep fighting!
    -hako-

    ReplyDelete
  2. Bikin blog juga hako, ntar juga saya ngpens sama hako dah... hahahaha... *kita bikin personal literature kita sendiri, yg kagak jelas gitu lah*

    ReplyDelete