Monday, August 30, 2010

Apa Itu TOEFL dan IELTS?

Bagi pemburu beasiswa, kedua istilah ini mungkin sudah ga asing lagi. Bahkan bias jadi momok yang membuat ketar-ketir, ujung-ujungnya jadi males buat nyari beasiswa. So, biar kamu smua ga salah persepsi tentang tes kemampuan bahasa Inggris ini, sok atuh baca yang satu ini.

Tentang TOEFL

Akronim dari Test Of English as Foreign Language, adalah tes kemampuan bahasa Inggris buat para penutur nonbahasa Inggris (non native speakers). Tes ini diselenggarakan oleh lembaga Educational Testing Service yang berpusat di Amerika Serikat. Tes ini ditawarkan dalam tiga format:

1. Computer Based Test, atau CBT, adalah format test yag paling sering and paling banyak digunakan oleh banyak Negara di dunia. CBT TOEFL diselenggarakan empat kali dalam setahun oleh institusi2 pendidikan dan pusat2 pelaksanaan test (test centers) tertentu di masing2 negara.

CBT TOEFL terdiri dari empat bagian yang semuanya wajib dikerjakan, yaitu:

a. Listening, mengukur kemampuan akan pemahaman lisan bahasa Inggris yang diucapkan oleh penduduk di Amerika utara.

b. Structure, mengukur kemampuan akan pengenalan bahasa yang sesuai dengan standar bahasa Inggris tulisan (tata bahasa).

c. Reading, mengukur kemampuan untuk memahami bacaan2 singkat.

d. Writing, mengukur kemampuan menulis bahasa Inggris untuk suatu topik tertentu.

2. Paper-Based Test, disebut PBT, adalah format tes dalam bentuk pengisian kertas jawaban dengan menggunakan pensil 2B.

Apabila pusat2 tes tidak memiliki fasilitas komputer atau tidak menyediakan fasilitas CBT. PBT TOEFL berlangsung selama tiga setengah jam.

PBT TOEFL terdiri dari tiga bagian yang ketiganya wajib dikerjakan juga, yaitu:

a. Listening, mengukur kemampuan akan pemahaman lisan bahasa Inggris yang diucapkan oleh penduduk di Amerika utara.

b. Structure and Written Expression, mengukur kemampuan akan pengenalan bahasa yang sesuai dengan standar bahasa Inggris tulisan (tata bahasa).

c. Reading, mengukur kemampuan untuk memahami bacaan2 singkat.

Selain ketiga bagian di atas, juga ada tambahan test yang disebut Test of Written English (TWE) yang berupa tes menulis essay pendek selama 30 menit berdasarkan topik tertentu. Dan ini wajib dikerjakan agar kita mendapat total skor TOEFL.

3. Internet Based Test, atau iBT TOEFL, merupakan format terbaru tes TOEFL yang diperkenalkan pada awal tahun 2006. hampir mirip dengan CBT TOEFL, Cuma bedanya ada tambahan tes berupa speaking.

Berapa sih besarnya skor TOEFL yang diperlukan untuk melamar beasiswa?

Untuk PBT TOEFL kita harus mencapai skor antara 500 hingga 600 agar bisa lolos salah satu persyaratan seleksi beasiswa. Lebih dari itu, bahkan lebih baik. Kalau untuk CBT nya sekitar 200 hingga 250.

More about TOEFL

Tes International TOEFL di Indonesia diselenggarakan oleh

The Indonesian International Education Foundation (IIEF)

Jl. H. R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta 12980

021-8317330

http://www.toefl.org

Tentang IELTS

Disebut juga International English Language Testing System, adalah tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris bagi mereka yang mau belajar, kuliah, atau bekerja di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa masyarakat penuturnya. IELTS diakui oleh universitas2 dan perusahaan2 di berbagai negara, terutama Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris, juga Amerika Serikat. Skor IELTS juga diakui oleh lembaga2 profesional, badan imigrasi, dan agen2 pemerintah.

IELTS diselenggarakan atas kerjasama University of Cambridge ESOL Examinations (Cambridge ESOL), British Council, dan IDP:IELTS Australia. Tes IELTS dilaksanakan di pusat2 penyelenggara tes yang lebih dari 100 negara di dunia. Perlu dicatat, peserta di bawah 16 tahun tidak diperkenankan mengikuti tes IELTS ini.

Tes ini terdiri dari dua modul: Academic dan General Training, serta mencangkup empat keahlian berbahasa Inggris: listening, reading, writing dan speaking. Modul Akademik (Academic Modules) berfungsi untuk mengetes kemampuan berbahasa Inggris seseorang. Modul Umum (General Training Modules) menekankan pada kemempuan bahasa dalam aspek sosial dan pendidikan.

Terus, soal2 antara modul umum dan modul akademik beda nggak?

Oh ya jelas beda dunk. Ini neh jabaran dari soal masing2 modul buat kamu:

1. Listening

Durasi bagian ini selama 30 menit, yang terdiri dari 40 pertanyaan.

2. Reading

Bagian ini berlangsun seama 60 menit yang terdii dari 40 pertanyaan.

Untuk modul akademik, teksnya diambil dari majalah, surat kabar, buku, jurnal. Selain itu juga terdapat ilustrasi gambar atau diagram dan ilustrasi beberapa pertanyaan.

Untuk modul umum, teksnya terdiri dari 3 bagian. Yang pertama disebut ‘social survival’, berisi teks2 yang berhubungan dengan kemempuan bahasa Inggris untuk kehidupan sehari2. teks kedua disebut ‘training survival’, yang memfokuskan diri pada situasi dan program pelatihan. Teks ketiga disebut ‘general reading’, berisi bacaan yang lebih panjang dengan struktur bahasa yang lebih kompleks.

3. Writing

Bagian ini berlangsung selama 6 menit, terdiri dari dua tugas menulis essay. Tugas menulis pertama adalah karangan yang terdiri dari 150 kata, sedangkan tulisan kedua terdiri dari 250 kata.

Dalam modul akademik, pada essay pertama peserta diminta untuk mendeskripsikan informsi dari sebuah grafik, diagram atau tabel dengan kata2 sendiri. Lalu pada essay kedua peserta diminta untuk mengemukakan pendapat mengenai suatu masalah.

Dalam modul umum, pada essay pertama peserta diminta untuk menjawab sebuah permasalahan dalam bentuk penulisan surat. Pada essay kedua peserta diminta untuk mengemukakan pendapat mengenai suatu masalah.

4. Speaking

Eng-ing-eng,,,, bagian ini neh yang paling sering bikin deg2an. Gimana nggak, kita harus cas-cis-cus bahasa Inggris di depan seorang penguji, dan bukan sembarang ngomong. Ada tiga bagian dalam bagian terakhir tes ini yang merupakan bagian paling menentukan. Soalnya, kalo tiba2 kita gagap di tengah jalan,,, wehhh. Buyar smua deh apa yang udah disiapin di kepala.

Bagian pertama yang berlangsung selama 4-5 menit, peserta diminta untuk menceritakan tentang dirinya, keluarga, pekerjaan, hoby, dan topik lain yang bersifat umum.

Bagian kedua, peserta diminta untuk membicarakan sebuah topik khusus yang tertulis pada selembar kartu. Ternyata, peserta cuman dikasih waktu 1 menit untuk mempersiapkan apa yang akan dibicarakannya di hadapa penguji. Setelah itu, penguji akan mengajukan pertanyaan dari topik yang kita bicarakan tersebut. Durasinya sekitar 1-2 menit.

Bagian ketiga, penguji dan peserta akan terlibat dalam sebuah diskusi mengenai isu-isu atau konsep2 yang berhubungan dengan tema pada bagian kedua. Ini berlangsung sekitar 4-5 menit.

Berapa sih skor IELTS yang diperlukan buat melamar sekolah atau beasiswa?

Sekedar gambaran, skor IELTS berkisar antara nol, yang merupakan skor terendah, sampai 9 yang merupakan skor tertinggi atau expert user. Tapi, biasanya sebagai salah satu persyaratan beasiswa atau melamar ke sekolah atau kuliah peserta diharapkan mencapai skor 5,5 hingga 7.

More about IELTS

Tes resmi IELTS di Indonesia diselenggarakan oleh:

British Council Jakarta yang berkantor di

Stock Exchange, Tower II, lantai 16

Jl Jendral Sudirman kav. 52-53 Jakarta 12190

Telp 021-5155561 extension 211/203

Fax 021-5155562

http://www.ielts.org

Related Post



No comments:

Post a Comment