Thursday, January 28, 2010

Met The Princess I

Pada suatu hari. didalam sebuah dongeng yang sulit bercerita tentang detail. ada seorang pemuda yang sangat-sangat-sangat(S3) BIASA. Pemuda S3 Biasa ini bercita-cita ingin mengubah sedikit dunia. ingin jadi penegak, pengubah sesuatu dan sejarah didalam kotanya yang kecil. tapi untuk mewujudkan mimpinya si Pemuda S3 Biasa harus membangun sebuah kastil yang luas, megah dan tangguh. Kastil ini akan menjadi wadah sang Pemuda S3 Biasa untuk menciptakan sebuah perubahan di kota kecil tersebut.

dan si Pemuda S3 Biasa mulai bertanya, "Bagaimana aku bisa mewujudkan pembangunan Kastil Megah ini ya?" Dia memandangi penuh resah ke gambar kerja yang telah dibuatnya dengan susah payah, dan tentu dalam waktu yang lama. si Pemuda S3 Biasa menunjukkan kepada teman-temannya tentang rancangan kastil yang dibuatnya, menunjukkan kepada temannya walau pun dia hanya pemuda S3 Biasa ada sesuatu didalam kepalanya. dan kebanyakan dari teman-temannya itu menertawakan gambaran megah tersebut. "Ah, itu tidak akan menjadi nyata. lihat dirimu, kamu hanya punya tangan yg kecil, dan isi kepala yang kecil pula!"

Si Pemuda S3 Biasa menjadi sedih karenanya. tapi seperti halnya kebanyakan dongeng-dongeng dari kisah klasik. tanpa tragedi yang berlebihan, tentu ada beberapa bagian karakter teman-temannya yang baik. dan teman-temannya yang baik ini berkata, "Perjuangkan lah...!!!" dan permasalahannya adalah, mereka teman-temannya ini hanya memberi kata untuk menyemangati, tidak memberi batu dan kayu untuk pembangunan kastil tersebut.

Apakah itu menjadi masalah bagi si Pemuda S3 Biasa? TIDAK. Dia tidak pernah terlalu banyak menuntut kepada teman-temannya. walau hanya sekedar kata, selagi masih ada yg mempercayainya, itu sudah cukup membuatnya bisa bertahan memperjuangkan gambar kerja kastil miliknya itu untuk menjadi nyata.

Dengan terus membawa gambar kerja Kastil megah tersebut, di sampailah si Pemuda S3 Biasa pada kotak ajaib di pinggiran hutan yg lebat. kotak ajaib ini seperti sebuah mesin waktu yang dapat menyampaikan informasi dengan cepat, dimanapun mereka berada. teman-teman si Pemuda S3 Biasa mengatakan bahwa itu Kotak Ajaib milik Putri Raja di kotanya sekarang. siapapun yang mengirimkan permohonan kepada sang Putri bisa melalui kotak tersebut.

Karena ingin mencoba semua peluang. sekecil apapun peluang tersebut, si Pemuda S3 Biasa memasukkan permohonan ke Kotak Ajaib tersebut, mengatakan tentang permohonannya agar sang Putri mau membantunya mewujudkan gambar kerja kastil megah yang dimilikinya.
Saat ia mengajukkan permohonan itu, di Pinggir hutan sedang sepi dan menyeramkan. tanpa ada suara. seakan-akan waktu sedang berhenti. saat hendak berbalik meninggalkan kotak ajaib tersebut, ada satu pesan balasan untuknya. dari sang Putri. "Aku akan mencoba dan akan membantumu sebisaku untuk mewujudkan kastil impianmu, aku akan menyampaikanya pada Ayahanda, Sang Raja kota kita!"

si Pemuda S3 Biasa duduk penuh harap di depan kotak Ajaib tersebut, menceritakan bayangan kastilnya kepada sang Putri. memandangi bayangan sang Putri di kotak tersebut. tersenyum ramah.

Nah, apalah Sang Putri akan bisa meyakinkan Sang Raja untuk mewujudkan impian si Pemuda S3 Biasa dalam membuat sebuah kastil yang megah? Kastil Megah yang tidak akan pernah ditempati untuk Sang Raja itu sendiri melainkan untuk calon Raja-raja selanjutnya....

tunggu lanjutan cerita dari dongeng ini...!!!

Related Post



No comments:

Post a Comment