Friday, July 31, 2009

FB Error

sudah 10 hari FBku error, ng bisa nulis comment di wall teman atau distatus mereka, dan tentunya distatus aku juga. Aku bisa menulis status, tp ngasih feedback untuk statusku sendiri, ng bisa. minggu lalu complain ke FB team, ngirim email, trus di balas sama Admin bernama Ursula, inti balasannya, disuruh tunggu nanti juga normal kembali. disana juga aku dituduh Spamming, sebenarnya aku ng spamming... tapi, gitu lah, FBku masih tetap error, ng bisa nulis comment sampe sekarang.
nasib...nasib...
tadi nulis email lagi ke admin pesbuk, tapi kemungkinan tuh pesbuk normal lagi kecil euy.. mau bikin baru sayang juga, sebab di pesbuk yg sekarang lagi error itu, sudah lama aku pake, sudah banyak notesnya *halah* udah banyak potonya dan yg terpenting dah terkenal seluruh dunia *halah lagi*
ng tau nih, walauoun kemungkinan normalnya tuh pesbuk kecil, aku masih berharap nih, tuh FB back seperti sedia kala.
Selengkapnya...

Monday, July 27, 2009

FOLDER lawas

(klik thumbnails)

"Kok memakai warna terang?" si bapak complain, "kan foldernya ini hemat listrik, klo terang ng hemat donk listriknya!" wah, jadi klo hemat listrik harus gelap-gelapan nih, "dan kok tekniknya biasa banget!"
klo aku pake digital imaging habis2an, ntar bukan desain folder listrik jadinya desain art listrik *kacau nih maksudnya* tapi itu lah cerita lama. setelah ribut2 akhirnya diterima juga. di cetak dikertas Ivory 260 grams dengan finishing dove dan teknik cetaknya digital printing. Selengkapnya...

Saturday, July 25, 2009

Harry Potter and the Half-Blood Prince


(klik gambar untuk memperbesar gambar)

Dengan USD$300 Million, David Yates menggarap Harry Potter and the Half-Blood Prince, dengan tetap bertahan dgn 3 cast utama yg sudah membintangi 5 serial Harry Potter sebelumnya yakni Daniel Radcliffe (Harry Potter), Rupert Grint(Ron Weasley) dan Emma Watson(Hermione Granger). HBP(Harry Potter and the Half-Blood Prince) rilis tanggal 15 July 2009 (Indonesia, 16 July 2009), dengan running time yg cukup lama, 153 menit.


Plot
Harry yang menemukan buku “Pangeran Berdarah Campuran” di kelas ramuan Professor Horace Slughorn membuatnya unggul dikelas ramuan, bahkan mengalahkan si cerdas Hermione dan mendapatkan ramuan Felix Felicis. Dan dari buku ini belakangan Harry belajar mantra dan saat duel dgn Draco Malfoy, Harry menggunakan mantra Sang Pangeran Berdarah Campuran dan melukai Malfoy hingga terbantai berdarah-darah.
Tidak hanya itu, Harry juga mendapat bimbingan privat dari Albus Dumbledore (Michael Gambon) dalam mempelajari masa lalu dan rahasia-rahasia gelap yang dimiliki oleh musuh besar dunia sihir yaitu, Voldemort.
Disisi lain, Ron yang ikut seleksi Quidditch, berhasil masuk Tim Quidditch Gryffindor dengan bantuan mantra “Cofundus” dari Hermione dan membuatnya menjadi terkenal, berpacaran dengan Lavender Brown, dan ini membuat Hermione patah hati.


(klik gambar untuk memperbesar gambar)

Drama Sihir
Tidak jauh dari film sebelumnya, Harry Potter and the Order of the Phoenix, HPB ini juga menyuguhkan banyak drama dan porsinya lebih dari film sebelumnya. HBP memberi banyak ruang untuk kisah percintaan, konflik percintaan antar tokoh. Dan lebih banyak “ngobrol”nya dan di ending, sama sekali tidak ada suguhan duel tidak seperti Harry Potter and the Order of the Phoenix yang memberi ending cukup memikat dgn duel di gedung kementrian sihir.
Tapi, apapun itu, Harry Potter bisa dikatakan film yang wajib tonton, karena memang punya khas dan daya tarik tersendiri, apalagi para penonton yang sebelumnya sudah membaca bukunya, katakana lah kecewa dgn HBP, tapi tetap saja panasaran untuk menunggu Harry Potter 7, sebab Harry Potter memang punya sihir tersendiri, yang diciptakan lewat imajinasi seorang penulis handal J. K. Rowling.
...

(klik gambar untuk memperbesar gambar)

...

Review By Juhri
Poster from : impawards Selengkapnya...

Friday, July 24, 2009

Just Because

Ini cerita lama, waktu saya masih muda.
July 2006 (setelah Gempa Yogya Mei 2006), karena saya tidak pulkam dan ingin mengisi liburan saya, saya datang kepusat rehabilitasi YAKKUM, menjadi salah seorang relawan korban gempa disana. Saya dikasih pekerjaan yang gampang, mendekomentasikan perawatan para korban bencana gempa. Setiap hari, saya dilibatkan dalam proses perawatan dan disuruh mengambil gambar-gambar untuk bahan laporan.
Pusat rehabilitasi YAKKUM sendiri bisa dibilang kebanjiran pasien gratisan waktu itu, pada hari operasi kecil-kecilan dari dokter muda (saya tidak tahu bagaimana istilahnya), “saat saya melubangi bagian ini, utk memasukkan *** tolong ambil foto-nya!” si dokter memberi perintah, saya tidak takut dengan darah, saat itu, saya tidak tahan dgn bau decubitus yang diderita si pasien. Dan malamnya…
Jam 1 malam kalau tidak salah, salah satu pasien tua(70 thn-an) memanggil saya, meminta obat, saya katakan saya bukan perawat, dan dia menangis kesakitan diantara 40-an bangsal pasien saya berdiri kaku, ketika dia berkata, “saya mau mati saja, lebih baik saya mati saja…” dalam hati saya membenarkan kata-katanya, dan saya hanya bediri, sama sekali tidak memberi kata-kata penghiburan. Saya telah kalah dgn logika saya..
Pristiwa itu di pertengahan agustus, saya mengundurkan diri dari relawan dgn alasan, saya akan masuk dan mulai berkonsentrasi kuliah lagi. Semenjak hari itu, saya tidak pernah lagi ke YAKKUM. Setiap kali saya lewat di depan panti rehabilitasi itu, saya hanya bisa menoleh, tidak pernah berani mampir lagi dan memutuskan semua komunikasi dgn semua teman2 saya yg pernah jadi relawan dan berkerja disana…

April 2009
Saya ke Temanggung, saya di ajak teman saya main ke kampungnya. Setelah puas keliling Dieng…teman saya mengajak saya mampir di rumah mbah(Kakek)nya dia. Sudah tua dan duduk diatas kursi roda. Tapi, si Kakek ini mantan dosen UIN, agak lama dia bercerita sejarah dia, dan dia sangat fasih berbahasa Arab. Saya menjadi pendengar yg baik sebab saya pencinta sejarah, diakhir percakapan, dia melihat garis tangan saya, dan tertawa, ketika saya bertanya kenapa, dia menjawab, “tidak apa-apa!”
Ketika saya meninggalkan rumah si kakek teman saya, saya tidak berani menoleh kebelakang sama sekali, saya tahu itu bukan dia. Bukan kakek di bulan Agustus 2006. Saya hanya menemukan dua sisi yang belum bisa saya pahami…
….
(di postkan di FB juga nih) Selengkapnya...

Tuesday, July 14, 2009

Bhs Film's Project



untuk tugas kuliah.
cuman storyboard ng boleh dikasih suara. Selengkapnya...

Puisi2 in "Ketika Cinta Bertasbih"

(from notes Roly in FB)

Puisi dari Azzam :

gerimis turun perlahan
wajah kekasih membayang
dalam daun-daun yang basah
diriku resah
menanti pertemuan
yang tenang
cinta kasih dan sayang
Tuhan
tolong damaikan
hatiku yang gamang
*senandung Azzam saat gerimis mengingat Vivi..


Ibu,
aku mencintaimu
seperti laut
mencintai airnya
tak mau kurang
selamanya
*sajak yg d ciptakan Azzam saat membonceng ibunya



Dalam sebuah perenungan akan duka yang dialaminya, Azzam
menulis puisi dalam hatinya untuk meneguhkan jiwanya:

dalam duka
kita berguru pada hujan
yang terus menyiram
arang hitam
dengan kesabaran
siang malam
kuncup-kuncup pun bermekaran
meneguhkan harapan-harapan




Puisi dari Ayatul Husna :

"Menurutku,
cinta adalah kekuatan
yang mampu
mengubah duri jadi mawar,
mengubah cuka jadi anggur,
mengubah malang jadi untung,
mengubah sedih jadi riang,
mengubah setan jadi nabi,
mengubah iblis jadi malaikat,
mengubah sakit jadi sehat,
mengubah kikir jadi dermawan
mengubah kandang jadi taman
mengubah penjara jadi istana
mengubah amarah jadi ramah
mengubah musibah jadi muhibah
itulah cinta!
*Definisi cinta menurut Ayatul Husna
* Diadaptasi dengan banyak perubahan dari puisi Rumi dalam Masnawinya
dan d copy dari novel KCB 2

Kau mencintaiku
Seperti bumi
Mencintai titah Tuhannya.
Tak pernah lelah
Menanggung beban derita
Tak pernah lelah
Menghisap luka
Kau mencintaiku
Seperti matahari
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Membagi cerah cahaya
Tak pernah lelah
Menghangatkan jiwa
Kau mencintaiku
Seperti air
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Membersihkan lara
Tak pernah lelah
Menyejukkan dahaga
Kau mencintaiku
Seperti bunga
Mencintai titah Tuhannya
Tak pernah lelah
Menebar mekar aroma bahagia
Tak pernah lelah
Meneduhkan gelisah nyala
*Puisi indah dari Ayatul Husna yg judulnya "Kau Mencintaiku" buat kakak tercintanya, Azzam..
dan di balas,

aku mencintaimu
seperti bumi
mencintai
mataharinya




Puisi dari Anna Althafunnisa :

"Mmm... cinta! Menurutku,
Sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjang
lebar.
Namun jika cinta kudatangi aku jadi malu pada
keteranganku sendiri.
Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan
terang.
Namun tanpa lidah,
cinta ternyata lebih terang
Sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya
Kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai
kepada cinta
Dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya
Bagaikan keledai terbaring dalam lumpur
Cinta sendirilah yang menerangkan cinta
Dan percintaan!"
*Definisi cinta mnurut Anna Althafunnisa
*Petikan puisi Rumi dalam Diwan Shamsi Tabriz diterjemahkan oleh Abdul Hadi
W.M. Selengkapnya...

Sunday, July 12, 2009