Sunday, October 18, 2009

Intermezzo

Temen-temen saya, terutama yg cewek, sangat tergila-gila TWILIGHT Saga-nya Stephanie Mayer dan memang, itu bacaan yg lagi popular(baca – gaul) untuk saat ini. Saya lumayan bakal melirik New Moon(film) karena sebuah alasan, ada Dakota Fanning. Tahukah “sampeyan” dengan Dakota Fanning? Dia adalah Lewellen, gadis kecil liar yang di perkoasa karena ingin mendapatkan tiket konser Elvis Presley, di tahun 1850-an didalam file cerita Hounddog.

Karena saya tidak memiliki kualitas dalam hal popularitas, maka saya tidak terlalu menyukai hal yang bersikap popular(Baca-yg digandrungi oleh banyak orang). Dan karena itu, saya sering tidak sejalan dengan para writer, dan teman saya suka bilang, “Kok “panjenengan” ora manut aja sih, itu aja kok repot!” di serial LOST, saya pendukung setia Juliet, yang sepertinya mau di “pateni” sama writernya dan pembenci berat cast yg kebanjiran fans macam Sawyer dan Jack. Kalau Shining Inheritance / Brilliant Legacy lain lagi, saya terpaksa berhenti di episode 21, hanya karena si Go Eun Sung lebih memilih si brengsek yg tobat Sun Woo Hwan daripada Park Jun Se( karena hal ini saya menyimpulkan cewek memang suka cowok yg brengsek)

Saya juga pendukung setengah mati (tidak sampai mampus sih) setia Kurosaki Ichigo – Kuchiki Rukia, alasannya, karena si Rukia, adalah seorang gadis dari bawah, kemudian menjadi bangsawan sebagai pengganti, pernah mencintai lelaki beristri yang kemudian terpaksa dia bunuh dan menentang hukum didunianya demi orang yg tidak dia kenal, Ichigo Kurosaki.

Dan belakangan, saya baru tahu, kalau Han Nolan itu bergender-kan Female, selama 3 tahun saya mengira dia Male, saya kaget, mengingat betapa tangguhnya dia member emosi kepada tokoh rekaannya, Leshaya , si gadis kulit putih yang memuja dan menginginkan menjadi gadis kulit hitam.

Jerman boleh ngamuk gara-gara Downfall (Der Untergang) film yg nominated for the Academy Award for Best Foreign Language Film ini, tapi saya tidak akan menyalahkan “sampeyan” jika bersimpati terhadap “Adolf Hitler” setelah menonton film ini dan Katakan lah saya adalah si pengkhianatan Amir, yang mengkhianati si Hassan, kemudian mati-matian berusaha memperbaiki kesalahannya dalam The Kite Runner. Terus ada yg namanya ibu tidak bahagia seperti April Wheeler, yg diberi Sam Mendes judul - Revolutionary Road, yah, Kate Winslet, sang gadis yg menemukan cinta sejatinya di Titanic, panen penghargaan, dgn menjadi April Wheeler (Menang Golden Globe 2009) dan Hanna Schmitz (Menang Oscar 2009) sebagai mantan wanita penjaga penjara Nazi dan terlibat affair dgn “brondong” berumur 15 tahun.

Apa yg ingin saya sampaikan?

Jika “sampeyan”, adalah kaum minoritas seperti saya, hal yang sedikit membanggakan adalah tidak menjadi follower. Saya tidak sedang berusaha untuk kelihatan berbeda, tetapi saya hanya menyukai apa yg saya sukai, punya penilaian terhadap apa yg saya sukai. Kecilnya saya adalah Oliver Twist, Besarnya saya adalah Leshaya, dan matangnya saya adalah Amir-The Kite Runner trus tua dan matinya saya adalah Ernest Hemingway (astagfirullah, jgn sampai) Edward Cole atau Carter Chambers dalam The Bucket List.

Related Post



No comments:

Post a Comment