Saturday, December 29, 2007

"THE HALF-REAL PRINCE"

sebuah Kaledoskop

Akhir 2007, terima kasih buat my mommy, ia telah melakukan yang terbaik untuk aku. Tak ada hari yang buruk aku lewati saat bersama my mommy. Ia memberiku banyak pujian sehingga disaat sekarang aku tumbuh menjadi seseorang yang tidak gampang merasa kekurangan. Sehingga aku menjadi seorang pemuda yang cukup kuat digenerasi aku dan tidak terlalu rapuh. Aku memang tidak sempurna dan memang aku tidak terlalu membutuhkan kesempurnaan. Mama juga telah mengajari aku banyak hal, bukan sebagai ahli filsuf melainkan sebagai seorang ibu yang mempunyai banyak ketulusan dan pengorbanan, yang tidak akan ada dua-nya dalam hidupku. Karena aku tidak bisa membalik waktu dan memperbaiki semua kesalahanku yang pernah aku lakukan, karena ketidak sempurnaanku dalam memahami dan karena aku tahu aku pasti punya ruang maaf dan cinta di hati mama, I just wanna say, “ I Love You, mommy!” benar, aku sangat mencintai mama, bahkan lebih besar dan lebih dalam dari yang aku kira.

All my brothers and sister, hahhh? Kita akan selalu punya waktu untuk kembali dan saling menatap wajah kita masing-masing, sejauh apapun kita berjalan. Dan hebatnya, kita semua tahu, kita tidak akan bisa berpaling begitu saja, diam begitu saja jika salah satu dari kita ada yang terluka, orang lain akan menyebutnya itu “kebersamaan” dan kita menyebutnya, “itulah persaudaraan”. Kadang kita saling melukai dan saling membuat kesalahan, kadang kita saling menghibur dan mendukung. Apapun itu, aku tahu, kita tahu kita semua selalu punya tempat untuk bersama, untuk bisa bersama, di tempat sempit apapun itu. Kita selalu bisa saling melengkapi. Kita memang punya banyak kesulitan(sebanyak jumlah kita, hehehe) tapi kita pasti bisa melewatinya. Bukankah selama ini kita bisa? Entah, apakah kita semua bisa bahagia dalam hidup kita, tapi bagiku itu tidaklah penting, yang terpenting kita selalu belajar dan berusaha untuk bisa bahagia. Dan untuk salah seorang my brother, pengobananku tidak ada artinya dibandingkan dengan ketulusan dan senyumanmu, yang tidak akan pernah bisa aku bayar.

For my friends, all my friends, wow..sudah di penghujung tahun 2007. pada satu titik kadang aku tidak bisa berhenti memikirkan kalian. Aku tidak bisa, terutama bagi kalian yang juga selalu memikirkan aku. Mungkin kita saling memikirkan, hehehe. Untuk temen2 yang jaraknya jauh dari aku, ada masa-masa dimana aku sangat merindukan saat dimana kita saling menertawakan. Dan aku punya banyak koleksi kenangan yang bagus saat bersama kalian, mungkin kalian tidak akan pernah menyangka, kalau kenangan itu sangat tersimpan rapi didalam kepala dan hati aku. Ada orang-orang tertentu dalam hidupku yang mungkin tidak akan menyangka akan bertemu denganku sebelumnya, yah aku juga begitu. Seiring dengan waktu, mereka bisa mengerti aku, saat dititik mana mereka mengerti, bisa jadi dia menggoreskan kebencian atas aku, bisa jadi mereka berpikir untuk lebih menyayangi aku, itu pilihan mereka. Dan memang diantara beberapa orang dari mereka, temen aku itu, aku belum bisa memaafkan diriku atas beberapa kesalahan yang pernah aku perbuat, terutama kesalahan yang aku buat dan orang itu terima dengan hanya senyuman saja, aku menjadi lebih sulit memaafkan diriku. Pada satu sisi, ini menjelaskan siapa aku. Untuk teman-teman yang ada di samping aku saat ini, terima kasih karena bisa bertahan dengan semua keegoisan, ke-idealisan aku. Yang diusia aku yang sudah bisa di bilang tua dan sudah memasuki awal kepala dua, aku lebih bisa memahami hakikat teman itu seperti apa. Harapan aku, aku sangat berharap aku, kita bisa lebih bijak. Terima kasih sekali lagi buat temen aku yang bertahan dengan apa adanya aku, bukan aku yang seadanya tapi, mendorong aku kearah yang lebih baik dalam setiap koreksi dan nasihat yang memang aku butuhkan.

For my life,Tuhan benar-benar sangat baik, Alhamdullilah ya Allah, aku masih diberi umur panjang untuk menempuh apa yang dunia sebut kehidupan. Akhir-akhir ini banyak kepincangan terjadi dalam hidupku, yah wajarlah dunia dan kehidupan menghajarku dengan keras, dan tentu saja, aku semakin pintar membuat penyangga untuk kepincanganku. Sekali dua-kali hidup membuat aku bingung dan cape banget, menghancurkan semangat aku dan membuat aku tidak tahu harus berbuat apa. Tapi, Tuhan tidak mudah memecat umatnya, terbukti, atas semua luka dan kesedihanku, dia juga memberi banyak kebahagian, kemewahan dan keberuntungan. Aku harus benar-benar bersyukur bukan? Tidak ada dalam hidupku yang sempurna, baik itu kehidupan religusku ataupun carirku, dan untuk masalah cinta, salah seorang temenku berkomentar, “aku yakin, kehidupan percintaanmu tidak akan selancar karirmu..” komentar yang sangat kejam menurut aku, hehehe. Aku tidak ingin mengeluh atas ketidak sempurnaan hidupku, kadang aku hanya mengeluh lemahnya usahaku untuk hidup aku yang lebih baik, padahal aku tahu, aku bisa. Aku memang perlu benar-benar meningkatkan multi disiplin untuk diri aku pribadi. Yah, diantara kesalahan-kesalahan selalu ada yang namanya perbaikan-perbaikan. Hidupku adalah untuk mendapatkan apa yang benar-benar aku inginkan. Bersyukur sekali lagi karena memang aku bukan orang yang gampang menyerah, “dimana ada kehidupan disitu ada pengharapan…” Supernatural II, (ng nyangka aku bakalan ngambil Quote itu)

Terima kasih, untuk semua yang aku miliki dalam hidup ini…
2008, next… life goes on me

(Phase 176. December 29th, 2007. 09:38 pm)

Selengkapnya...

Friday, December 28, 2007

Kali Adem Jogja


akhir tahun ini 2007, gw banyak upload pick..untuk kenang2 lah...
Selengkapnya...

Sunday, December 23, 2007

Saturday, December 15, 2007

pick again

bingung mau posting apa jadi untuk sementara pick aja dulu...















Selengkapnya...

Saturday, December 8, 2007