Tuesday, October 30, 2007

Hero of Lesser Causes

Judul Buku : Hero of Lesser Causes/Keely
Pengarang : Julie Johnston
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Hal : 287

Hero of Lesser Causes, Keely Connor sangat akrab dengan kakak lelakinya, Patrick. Setiap hari, semua permainan yang gila-gilaan dan mereka anggap penuh tantangan mereka lakukan berdua. dan pada suatu musim panas di tahun 1945 Patrick terkena polio ganas sehingga harus dirawat.

Polio membuat Patrick terjatuh dan masuk kedunia yang berbeda dengan Keely, dunia hampa dan tanpa harapan. Tentu saja Keely tidak terima itu dan dia berjuang mati-matian untuk menarik kakak lelakinya kedunianya yang cerah, penuh semangat dan penuh harapan, dan itu memang sikap Keely yang menganggap dirinya pahlawan berkuda putih yang sanggup menaklukan dunia dan mengalahkan apapun juga.

Patrick sendiri mempunyai perawat yang nyentrik, Peggy. ““Serpihan dan potongan,” katanya. “bermacam ragam. Kau masih membawanya dan barang-barang itu terlalu berat. Coba dari awal lagi. Ambil beban baru, kemudian kembali dan pilih rongsokanmu. Mungkin ada yang bisa kau gunakan. “(hal. 68) Peggy berkata itu kepada Patrick ketika dia masih awal-awal merawat Patrick.

Perjuangan Keely untuk mengembalikan Patrick dari tawanan dunia hitamnya sangatlah mengesankan, di tengah semua masalah juga usaha, Tokoh Keely sangatlah hidup disetiap keoptimisan dan cara pandangnya juga ada jiwa anak yang beranjak 13 tahun dan sedang tumbuh.

Ketika aku mencoba menulis review buku ini dan menyadari kehebatan Julie Johnston dalam bercerita aku terkagum-kagum sendiri. Johnston sepertinya sangat mengenal dan akrab dengan Keely, dia tahu gaya dan cara berpikir Keely yang unik dan menarik. Johnston benar-benar membentuk Keely sebagai tokoh yang begitu hidup dan bisa jadi salah satu dari kita.
Dan sekalipun ini Teenlit, aku pikir tidak ada salahnya kalau orang yang sudah dewasa membacanya, ini bacaan untuk semua umur. Karena Keely dengan segala kecerobohan dan kekurangannya bisa mengajarkan pada kita sebuah contoh perjuangan dalam hidup ini dengan sangat menarik.

Wajar saja kalau novel ini menang dalam The GG’s(Governor General’s Literary Awards)
(Phase 150. Okt 14th,2007/lebaran hari kedua. 10:58 am)
Selengkapnya...

Bagaimana Mendapatkan Beasiswa ke Luar Negeri

juni 20th, 2006. by Nofie Iman
Dari dua tulisan saya terdahulu berjudul Kuliah di Amerika dan Harvard Gitu Loh, saya menerima cukup banyak pertanyaan tentang bagaimana bersekolah (baca: kuliah) di luar negeri. Tentunya, sedapat mungkin tidak dengan biaya sendiri, melainkan dengan memanfaatkan begitu banyak peluang beasiswa yang tersedia di luar sana.

Tulisan berikut akan saya tujukan terutama untuk beasiswa yang memiliki kans cukup tinggi untuk diperoleh. Biasanya, beasiswa ini berbasis riset (sesuai bidang yang diminati), tidak ada ikatan dinas, dan umumnya ditujukan (walau tidak selalu) untuk staf pengajar, peneliti, staf pemerintahan, atau LSM. Tulisan berikut juga saya tujukan untuk jenjang studi S2 (Magister) dan S3 (Doktoral) mengingat keduanya cukup banyak dan ”mudah” diperoleh.

Jadi, tentu saja saya asumsikan Anda telah memeroleh gelar S1 di Indonesia dan bermaksud melanjutkan ke jenjang S2 dan S3 di luar negeri. Walau demikian, seiring berjalannya waktu, beasiswa S2 mulai ”sulit” diperoleh daripada beasiswa S3. Mengapa? Peminat beasiswa S2 saat ini semakin membludak, sedangkan beasiswa yang ditawarkan relatif tidak bertambah. Sebaliknya, peminat S3 jauh lebih sedikit dengan pemberi beasiswa yang kian bertambah yang disebabkan perlombaan universitas-universitas dalam mencetak doktor untuk meningkatkan rating mereka.

Bicara tentang pendidikan tinggi, umumnya dibagi menjadi 2 bagian: by course dan by research. Di beberapa negara, terdapat sedikit perbedaan tentang derajat kesarjanaan, title, requirement, dan sebagainya. Walau demikian, tetap saja perbedaannya tidak terlalu signifikan.
Mengapa Harus ke Luar Negeri?

Ini pertanyaan klise, namun beberapa di antara kita sering gagal merumuskan jawaban untuk pertanyaan ini. Beberapa di antara kita juga sebenarnya ”tidak membutuhkan” kuliah di luar negeri.

Yang jelas, kuliah di luar negeri berarti membuka wawasan kita. Kalau sebelumnya kita hanya tahu dari media/internet, kini kita bisa bertemu dan belajar budaya serta cara berpikir bangsa asing. Belajar beradaptasi inilah salah satu pengalaman yang tiada tergantikan.

Selain itu, kuliah di luar negeri memaksa kita untuk menghargai waktu. Kuliah S2/S3 benar-benar menguras waktu dan tenaga, plus tingkat kesulitan yang tinggi dan tiada terperi. Belum lagi kalau kita mendapat tugas sebagai asisten. Karenanya, kita jadi dituntut untuk jeli mengatur waktu dan bertindak efisien dalam banyak hal.

Yang tak kalah pentingnya, negara-negara maju secara de facto jelas maju secara keilmuan, baik ilmu-ilmu empiris maupun ilmu terapan dan teknologi terkini. Tak jarang ditemui ilmu yang sedang ”in” di Indonesia ternyata sudah basi sekian puluh tahun di negara-negara maju. Semuanya jauh berbeda dan state-of-the-art dari ilmu yang kita pelajari akan didapatkan dengan sekolah di luar negeri.

Walau demikian, sekolah di luar negeri juga tidak selamanya baik. Banyak sekolah-sekolah luar negeri yang mutunya kurang bisa terjamin. Dalam banyak kasus, Program Pasca Sarjana milik UI atau UGM jauh lebih unggul dari universitas-universitas di luar negeri untuk program studi tertentu. Jadi, studi di luar negeri memang bagus. Akan tetapi, terlalu mendewakan sekolah di luar negeri dan menutup mata untuk pendidikan di negeri sendiri jelas tindakan yang kurang bijaksana.

Apa Tujuan Anda?

Sebelum kita mengejar beasiswa, baiknya kita perjelas dulu apa tujuan kita sebenarnya. Baik universitas maupun sponsor pemberi beasiswa selalu menyaratkan kita untuk menyusun statement of purpose (SOP) untuk meyakinkan bahwa kita memang layak mendapat beasiswa. SOP biasanya memuat hal-hal berikut ini:

mengapa kita ingin melakukan pendidikan tinggi,
apa bidang peminatan kita,
mengapa kita ingin melakukan riset di bidang itu,
kalau sudah selesai, apa yang akan kita lakukan, apa kontribusi kita,
kalau mungkin, tunjukkan bahwa kita memiliki kompetensi di bidang itu, dan
tunjukkan bahwa kita bisa menjadi asisten, tapi jelaskan pula bahwa kita tetap bisa “fleksibel”.
Tunjukkan kemampuan dan potensi kita. Nyatakan dengan jujur dan apa adanya. Jangan terjebak pada budaya kita yang sering merendahkan diri di depan orang lain. Kalau kita memang outstanding, tulis bahwa kita outstanding, bukan sekedar good atau very good.

SOP biasanya singkat, tak lebih dari 1 halaman. Pastikan bahwa study objective kita selaras dengan kebiajakan sponsor pemberi beasiswa dan sesuai pula dengan profesor/universitas yang kita tuju. Hal-hal semacam ini nantinya juga akan ditanyakan dalam wawancara. Adapun pertanyaan-pertanyaan tersebut antara lain sebagai berikut.
Ceritakan tentang diri Anda.
Apa motivasi Anda?
Bidang apa yang Anda ingin pelajari dan apa alasannya?
Apa pencapaian Anda yang terbesar?
Apakah ada yang pernah Anda kerjakan yang membuat Anda bangga?
Apa yang Anda akan kerjakan di masa depan?
Buku apa yang menjadi favorit Anda dan mengapa?
Bagaimana menggambarkan diri Anda sendiri pada orang yang belum Anda kenal?
Kegiatan ekstra kurikuler apa yang penting bagi Anda?
Apa kesalahan terbesar yang pernah Anda lakukan dalam hidup?
Siapa orang yang Anda anggap pahlawan dan mengapa?
Jika Anda diberi kesempatan untuk berdiskusi atau makan siang dengan seorang yang spesial, Anda akan memilih siapa? Apa pertanyaan pertama Anda dan kenapa Anda menanyakan itu?
Mengapa menurut Anda, Anda layak menjadi penerima beasiswa ini?
Apa yang Anda akan lakukan buat orang orang di sekitar Anda setelah program selesai?
Kemampuan Bahasa Inggris (TOEFL dan IELTS)

TOEFL atau IELTS merupakan tes yang dirancang mengukur tingkat kemahiran (proficiency) seseorang dalam berbahasa Inggris. Skor yang diperoleh akan memetakan kemahiran berbahasa Inggris dalam beberapa level; elementary, intermediate, dan advanced.

Pemberi beasiswa maupun universitas-universitas di luar negeri lebih percaya bahwa hasil tes TOEFL/IELTS cukup valid dalam menerjemahkan kemahiran bahasa inggris seseorang. Karenanya, tidak mungkin mereka menggunakan tes lain untuk mengukur kemampuan berbahasa calon pelamar.

Tes TOEFL dibagi menjadi tiga: paper-based (PBT), computer-based (CBT), dan internet-based (IBT). Tes resmi dilakukan di The International Educational Foundation/Prometric, Menara Imperium, 28th Floor, Suite B di Jalan H.R. Rasuna Said Metropolitan Kuningan, Super Blok Kav. No. 1 12980 Jakarta Selatan, tel: 62-21-831-7304, fax: 62-21-831-7306.

Mohon dibedakan juga bahwa tes-tes simulasi atau institusional yang lazim ditawarkan lembaga bahasa adalah tes PBT. Universitas di luar negeri tidak menerima hasil tes ini. Tes ini hanya berguna ”sementara” untuk melamar pada sponsor pemberi beasiswa seperti Aminef, Ausaid, DAAD, dan sebagainya. Universitas di luar negeri hanya menerima tes internasional yang hasilnya dikirimkan langsung oleh The International Educational Foundation/Prometric. Per April 2006 ini, tes TOEFL internasional sudah menganut IBT. Ada penambahan berupa speaking test yang sebelumnya tidak ada di PBT maupun CBT.

Biaya tes prediksi umumnya berkisar antara Rp 50.000-Rp 100.000. Anda akan diberikan semacam score-card hasil tes tersebut. Sedangkan biaya tes institusional (PBT) umumnya sebesar $25. Sementara tes resmi (IBT) tarifnya sekitar $140 (kalau belum berubah). PBT, CBT, maupun IBT memiliki konversi skor yang berbeda. Kunjungi pula situs resmi TOEFL untuk melihat perbedaan antara PBT, CBT, maupun IBT.

Khusus untuk tes internasional, ada beberapa prosedur yang harus dipahami. Setelah mendaftar, pada hari H kita harus membawa voucher pendaftaran dan identifikasi diri (paspor dan SIM/KTP). Kita akan diminta untuk memeriksa kembali penulisan nama kita, data diri, dan sebagainya, lalu dilanjutkan fotokopi kartu identitas dan foto diri di tempat tes. Pada saat tes, semua barang kita dimasukkan dalam loker dan kita hanya diberikan pensil serta kertas buram. Ketika memasuki dan keluar dari tes, kita akan diminta tanda tangan.

Di meja tes, akan ada layar konfirmasi, tutorial penggunaan komputer, isian kuesioner, hingga soal-soal pemanasan. Setelah itu, barulah kita akan menghadapi tes yang sesungguhnya. Selesai tes, kita diminta memasukkan 4 (empat) universitas tujuan yang akan menerima skor Anda. Jika butuh lebih, kita akan ditagih $12 per universitas. Skor yang ditampilkan setelah tes barulah skor kisaran/prediksi, mengingat bagian writing akan diperiksa secara manual.

Untuk tes IELTS, saya rasa belum ada lembaga di Indonesia yang melaksanakannya selain IALF (Menara Budi) dan IDP (Jakarta dan Bandung). Tes IELTS lebih komprehensif, mencakup listening, reading, writing, dan speaking. Sehingga yang menjadi tester harus seorang native english. Rasanya terlalu naif dan meragukan kalau yang menilai writing atau speaking adalah orang Indonesia.

Siapkan Sejak S1
1. Dekati dosen dan staf akademik/kemahasiswaan.
Kalau Anda tidak termasuk mahasiswa dengan paras ganteng atau cantik, atau tidak termasuk kelas mahasiswa yang outstanding, usahakan sedapat mungkin agar Anda dikenal baik oleh dosen. Caranya bisa bermacam-macam. Misalnya, melamar menjadi asisten lab, membantu sebagai asisten kelas, ikut terlibat dalam proyek tertentu, dan seterusnya. Hubungan baik ini akan sangat membantu ketika kita harus meminta rekomendasi (letter of reference). Dalam beberapa kasus, dosen malah sering membantu menghubungkan kita dengan jejaringnya di luar negeri.

Hubungan baik dengan staf akademik/kemahasiswaan juga diperlukan. Merekalah yang akan membantu kita mengurus kelengkapan surat, legislasi ijazah, transkrip nilai, dan sebagainya. Jadi, kalau Anda masih kuliah saat ini, manfaatkan sebaik mungkin untuk membina hubungan baik dengan dosen maupun staf akademik/kemahasiswaan.

2. Tingkatkan bahasa inggris Anda.
Tidak hanya di negara-negara dengan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar, di negara-negara seperti Jepang, Jerman, Belanda, Swiss, Belgia, dan sebagainya, bahasa inggris tetap mutlak diperlukan. Karenanya, usahakan supaya bisa mendapatkan skor TOEFL/IELTS yang baik. Skor PBT TOEFL 550 boleh dibilang cukup, tetapi menurut saya titik amannya adalah 600.

Saya sarankan persiapan TOEFL ini dilakukan dengan belajar mandiri. Selain lebih murah, belajar mandiri ”memaksa” kita untuk disiplin, salah satu sikap mental yang sangat berguna ketika kelak kita bersekolah di luar negeri. Buku dan CD tutorial TOEFL mudah didapat di pasaran. Saya merekomendasikan terbitan ETS dan Barron. Biasakan untuk menghabiskan setidaknya 10 soal per hari. Biasakan juga untuk menggunakan bahasa inggris by any means setiap hari, seperti mendengarkan BBC/VOA, menonton film tanpa subtitle, membaca jurnal, majalah atau novel asing, dan sebagainya.

3. Mulai belajar menulis dengan baik.
Biasakan untuk menulis sesuai dengan kaidah ilmiah yang baik dan benar. Rumuskan sesuai poin-poin yang terstruktur, fokus, dan jelas. Gunakan jurnal empiris, text-book, atau data statistik sebagai referensi. Jangan lupa untuk memerhatikan kaidah kebahasaan yang baik dan benar. Biasakan untuk mengerjakan paper, tugas kuliah, atau bahkan, menulis blog dengan aturan-aturan tersebut. Percayalah, hal ini bisa sangat membantu ketika kita harus menyusun tesis/disertasi hasil penelitian.

4. Maksimalkan IPK dan Prestasi Anda.
Mayoritas pemberi beasiswa mengharuskan skor IPK di atas 3.0. Jadi, tidak masalah mundur 1-2 semester untuk memperbaiki nilai IPK Anda. Yang penting, IPK Anda bisa di atas 3.0. Kalau bisa di atas 3.5, tentu jauh lebih baik lagi. Walau demikian, IPK di atas 3.0 belum menjamin Anda pasti mendapat beasiswa. Sebaliknya, IPK di bawah 3.0 juga belum tentu Anda ditolak oleh pemberi beasiswa. Jadi, ada baiknya imbangi IPK Anda dengan kegiatan organisasi, pengalaman kerja, dan aktivitas sosial lainnya. Pemberi beasiswa umumnya tidak melihat seseorang dari kepandaiannya saja, tetapi secara keseluruhan (well-rounded person).
Peluang Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia

Secara umum, peluang beasiswa bagi mahasiswa Indonesia cukup besar. Untuk ke Amerika, peluang beasiswa Fulbright/Aminef atau “beasiswa” melalui jalur teaching assistant (TA) dan research assistant (RA) cukup terbuka lebar. Beasiswa Ausaid, ADS, dan APS memberikan peluang untuk studi di Australia. Masih ada beasiswa lain seperti DAAD (Jerman), Chevening (Inggris), Stuned (Belanda), Monbusho (Jepang), STINT (Swedia), Eiffel dan Erasmus Mundus (Perancis), dan masih banyak lagi.

1. Amerika
Teman-teman saya banyak yang mengidolakan beasiswa Fulbright karena mau membiayai penuh kemana pun Anda sekolah. Selain itu, beasiswa ini juga cukup bergengsi. Walau demikian, beasiswa ini menyaratkan calon pelamar hendaknya telah memiliki pengalaman kerja.
Biasanya sekolah sekolah bagus di Amerika juga sering memberikan stipend sekitar $1.000-1.500, yang berlaku per semester. Mahasiswa yang menerima stipend itu, juga tidak perlu membayar tuition fee. Saat summer, biasanya kita akan diberikan pekerjaan lain di universitas on-campus seperti assistantship untuk semester itu. Tapi kalau sedang apes, gunakan saja waktu untuk jalan-jalan atau pulang ke Indonesia.

Untuk menjadi TA/RA, kita harus bersedia membantu proses belajar-mengajar di kelas, seperti fotokopi, setup komputer, memeriksa tugas-tugas, dan memberikan tutorial di luar jam kelas. Untuk RA, kita harus membantu profesor di lab, membuatkan program, mengatur lab, membuat dokumentasi riset dan sebagainya. Selain melakukan penelitian, kita juga masih terkadang diwajibkan untuk mengambil kelas (coursework). Jadi, harus pintar-pintar juga membagi waktu.

Anyway, untuk Kanda, setahu saya relatif serupa dengan Amerika. Lembaga yang menangani urusan ini adalah Canadian Education Centre (CEC) yang bertempat di (kalau tidak salah) World Trade Center, Jalan Jend. Sudirman, Jakarta.

2. Australia
Mungkin Anda telah banyak mengetahui beasiswa dari pemerintah Australia atau lebih dikenal dengan AusAid. Pusat informasi pendidikan Australia adalah IDP yang berlokasi di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Universitas di Australia pun banyak yang menawarkan beasiswa-beasiswa yang disponsori dari perusahaan swasta di Australia.

Beberapa program beasiswa yang ditawarkan untuk mahasiswa Indonesia antara lain ADS, APS, Endeavour Award, IPRS, Australian Leadership Award, dan masih banyak lagi. Silakan kunjungi link-link berikut.
http://www.studyinaustralia.or.id/Beasiswa.htm
http://www.scholarships.unsw.edu.au/
http://www.uts.edu.au/international/prospective/studying/scholar/iprs.html
http://www.international.mq.edu.au/scholarships/
http://www.uow.edu.au/about/scholarships/
Kalau kita bisa berprestasi cemerlang di fakultas kita, maka kita bisa mengajukan bebas uang sekolah untuk semester berikutnya. Inilah taktik yang cukup banyak digunakan mahasiswa Indonesia di Australia.

3. Jepang
Info dari teman-teman saya menyebutkan bahwa beasiswa di Jepang cukup banyak, tetapi tidak penuh membiayai tuition fee dan living cost. Untuk jenjang S3 pun juga diharuskan membayar. Beasiswa yang cukup terkenal di Jepang adalah Monbusho, yang khusus dialokasikan Pemerintah Jepang kepada mahasiswa Indonesia. Umumnya, pelamar Monbusho haruslah pegawai negeri atau dosen. Pelamar bisa ”ditempatkan” atau aktif mencari profesor yang bersedia membimbing riset. Silakan kunjungi Kedutaan Jepang di Jalan MH Thamrin untuk info lebih lengkap.

Selain Monbusho, ada pula peluang beasiswa dari lembaga-lembaga berikut.
Aichi Prefecture/Aichi Scholarship
The Hitachi Scholarship
The Japan Securities Scholarship Foundation
INPEX Foundation
Matsushita Electric Industrial Co., Ltd
The OKAZAKI Kaheita International Scholarship Foundation

4. Perancis
Terlebih dahulu perlu diketahui bahwa di Prancis terdapat 2 jenis lembaga pendidikan tinggi, yaitu universitas dan Pendidikan Tinggi Khusus. Di Indonesia, urusan beasiswa dan pendidikan tinggi di Perancis ditangani oleh Edufrance, yang merupakan lembaga pemerintah yang dibentuk oleh Kementrian Pendidikan dan Kementrian Luar Negeri Perancis.

Perancis memiliki program Three-year Fellowship in Humanities and Sciences yang ditawarkan École Normale Supérieure untuk program Master dan Pre-doctoral “Humanities and Sciences” dengan masa pendidikan selama 3 tahun bagi mahasiswa yang sedang di tahun terakhir tingkat sarjana. Beasiswa yang diberikan sebesar €1.000 per bulan.

Selain itu ada pula beasiswa Eiffel dan Erasmus Mundus Programme, suatu program Komisi Eropa yang mengutamakan kerjasama dan mobilitas di bidang pendidikan tinggi, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Eropa dan menunjang pemahaman interbudaya dengan negara-negara di seluruh dunia. Beasiswa yang diberikan sebesar €21.000 per tahun, dengan pengertian €1.600 x 10 bulan masa pendidikan, ditambah €5.000 untuk biaya pendaftaran dan perjalanan.

Ada pula beasiswa n+i EduFrance untuk Master engineering selama 2 tahun yang ditawarkan oleh EduFrance, bekerjasama dengan Institut-institut engineering Perancis.

Info selengkapnya, silakan hubungi:EduFrance Indonesia JakartaCentre Culturel FrançaisJl. Salemba Raya 25 Jakarta 10440Tel : (021) 310 1884, 92 7898 29Fax : (021) 310 1317E-mail : edufrance@ccfjakarta.or.id

Note: Erasmus Mundus belakangan ternyata tidak hanya ditawarkan untuk Perancis saja. Terima kasih untuk rekan Mahli atas updatenya.

5. Belanda
Beasiswa studi ke Belanda disalurkan oleh lembaga Netherlands Education Centre (NEC) yang beralamat di Menara Jamsostek lantai 20, Jalan Gatot Subroto 38 Jakarta, tel 5290 2172 ext. 211, fax 5290 2173.

Setahu saya, sekolah di Belanda umumnya gratis. Akan tetapi, international program-nya tidak gratis. Oleh karenanya, beasiswa di kelas-kelas berbahasa inggris tersebut hanya separuh dari tuition fee dan agak sulit menembusnya. Walau demikian, Pemerintah Belanda sering menyediakan skema pembiayaan berupa beasiswa TALIS. Pada jenjang S3, setahu saya, malah gratis dan ”digaji”.

6. Malaysia
Studi di Malaysia membuka peluang besar untuk RA bagi SPV atau calon SPV yang mempunyai proyek. Caranya mudah. Cukup search ke situs web universitas/fakultas yang dituju, cari informasi tentang proyek yang sedang digelar, hubungi profesor yang bersangkutan, dan tanyakan kemungkinan untuk mendapat RA atau beasiswa. Jika ternyata tidak, profesor akan membantu kita mencarikan solusi atau menginformasikan rekannya yang mempunyai proyek. Umumnya, kuliah di Malaysia berlangsung by research atau kombinasi coursework dan research.

Selain itu, tiap universitas biasanya juga menawarkan beasiswa sendiri-sendiri. Informasi ini bisa dilihat di situs web universitas yang bersangkutan. Alternatif lain, Malaysia juga menyediakan beasiswa bagi anggota ASEAN, OIC, dan sebagainya melalui program Malaysian Technical Cooperation Program (MTCP). Islamic Development Bank dan juga Petronas juga menawarkan beasiswa serupa. Kunjungi juga website Study Malaysia.
Update: Beberapa Beasiswa untuk S1

Untuk adik-adik yang sudah lulus UN, ada beberapa tawaran beasiswa S1. Misalnya Micron Fulltime Scholarship Program in Engineering, untuk kuliah di NTU/NUS Singapura. Deadline aplikasi beasiswa tersebut adalah tanggal 18 Agustus 2006. Untuk informasi selengkapnya, silakan tanya ke scholarship@micron.com.

Sampoerna Foundation juga menawarkan beasiswa S1 dalam negeri untuk 40 orang, dengan rekomendasi bidang ekonomi dan teknik, di universitas berikut ini:
Universitas Indonesia, Jakarta
Universitas Padjadjaran, Bandung
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Universitas Airlangga, Surabaya
Institut Teknologi Bandung, Bandung
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Deadline aplikasinya 15 Juli 2006. Untuk info selengkapnya, silakan kontak Asri Triasih Susanty (Program S1 & TSP) d/a Sampoerna Foundation, Sampoerna Strategic Square Tower B Lantai 3, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 45 Jakarta 12930, Indonesia. Bisa juga kunjungi http://www.sampoernafoundation.org/ atau lewat telepon di 021-5772340.
Selain itu, Sampoerna Foundation juga menawarkan pula Teacher Scholarship Program, dengan deadline tanggal 14 August 2006.

PT Siemens Indonesia juga membuka kesempatan bagi para siswa lulusan SMU/ SMK untuk mendapatkan beasiswa dan dididik menjadi teknisi dalam bidang Listrik, Mekanik, Mekatronik dan Telekomunikasi pada Vocational Training Center Siemens Indonesia. Pendidikan tersebut berlangsung selama 2 tahun, hari belajar: Senin s/d Jum’at 07.00-16.00 WIB bertempat di Pendidikan Khusus Kejuruan Teknik PT. Siemens Indonesia, Cilegon Factory, Jl. Eropa I Kav. B2 Krakatau Industrial Estate, Cilegon.

Aplikasi paling lambat diterima tanggal 14 Juli 2006. Untuk info selengkapnya, silakan hubungi PT. Siemens Indonesia, Pendidikan Khusus Kejuruan Teknik (PKKT), Jl. Eropa I, Kav. B2 – KIEC, P.O. Box 24, Cilegon 42443, Banten.

Atau, bisa juga dicoba Program Global Youth Exchange milik British Council Indonesia yang akan berlangsung selama 6 (enam) bulan dari September 2006 hingga Maret 2007. Program ini semacam kerja magang di Indonesia (3 bulan) dan di Inggris (juga 3 bulan).
Beasiswa itu Tidak 100% Gratis

Ini adalah common sense yang lazim terjadi. Jangan dikira bahwa beasiswa itu benar-benar gratis. Sebagai kandidiat, kita tetap perlu merogoh kocek yang cukup dalam. Sebut saja mulai dari kursus bahasa asing, membeli buku/tutorial bahasa asing, tes TOEFL/IELTS/GMAT/GRE/TPA, legislasi ijazah/transkrip, pengurusan visa/paspor, membayar pendaftaran di universitas yang dituju, biaya korespondensi, hingga biaya pulang pergi ke negara yang dituju dan persediaan uang hidup beberapa bulan pertama. Belum lagi kalau kita terpaksa harus memboyong serta anak istri yang, tentu saja, tidak ter-cover oleh beasiswa.

Sebagai contoh, untuk tes TOEFL/IELTS dan GMAT/GRE saja menghabiskan hampir $300. Biaya pendaftaran di universitas yang dituju sekitar $30 hingga $150. Tiket pesawat ke Amerika sekitar $800. Uang hidup per bulan di Amerika sekitar $1500. Memang benar. Sebagian sponsor mau menutup/mengganti biaya-biaya tersebut. Walau demikian, reimburse biasanya diberikan di belakang.

Oiya, jangan lupa untuk menyimpan selalu bukti-bukti pengeluaran tersebut. Reimburse tidak bisa dicairkan kalau kita tidak bisa menunjukkan bukti-bukti tersebut.
Beasiswa itu Sangat Politis

Satu hal yang perlu dicatat juga adalah bahwa beasiswa itu sangat politis. Jangan berpikiran ”lugu” bahwa negara lain membantu pendidikan negara kita agar bangsa ini menjadi lebih makmur dan berbudaya. Ingat bahwa kita tidak hidup di negeri khayalan. Tak pelak, beasiswa, dalam beberapa kasus, juga kental dengan unsur politis.

Seorang teman saya, lulusan Australia, sekembalinya ke Indonesia menjadi ”sangat australia”. Logat inggrisnya ”sangat australia”, tempat berliburnya juga di Australia, produk-produk yang ia pakai juga tak sedikit buatan Australia. Fenomena ini sangat nyata dan benar-benar terjadi pada banyak lulusan luar negeri. Tak percaya? Silakan Anda buktikan sendiri.

Oleh karenanya, pemberi beasiswa memprioritaskan kandidat dari kalangan pemerintah, birokrat, atau dosen/pengajar. Harapannya, suatu saat nanti, ketika kandidat mereka kelak duduk dalam posisi yang strategis, akan memberikan dukungan bagi negara pemberi beasiswa. Begitu juga ketika kandidat kemudian menjadi dosen, harapannya, akan menularkan “paham” negara pro-pemberi beasiswa kepada para mahasiswanya.

Saya tidak bermaksud mengajak untuk su’udzon dan berburuk sangka pada negara lain yang telah memberikan beasiswa kepada negeri ini. Yang jelas, tidak perlu senewen dan risau dengan persyaratan ini-itu yang diwajibkan oleh pemberi beasiswa. Tak perlu frustasi kalau ternyata kita gagal. Indonesia punya banyak peluang beasiswa yang bisa selalu dicoba.

Juga, tak perlu pusing dengan GPA, bahasa inggris, atau persyaratan lain yang menurut Anda mungkin sulit dipenuhi. Yang jelas, dicoba saja. Pastikan Anda tahu bahwa beasiswa A ditujukan untuk program B dengan kriteria C dan seterusnya. Siapkan saja diri kita supaya fit & match dengan kriteria mereka. Kalau mereka sedang interest dengan isu rasialisme atau penanggulangan bencana, maka usahakan supaya kita punya kesesuaian di bidang itu. Betapapun, mereka tidak sekadar mencari kepandaian seseorang, melainkan juga kesiapan dan attitude yang dimiliki.

Tidak perlu mengeluh dengan kondisi ini-itu, tetapi mulailah berpikir bagaimana caranya untuk membuat kondisi yang tidak menguntungkan ini menjadi lebih menyenangkan buat kita. Itu saja.

Penutup
Terakhir, saya berharap semoga tulisan singkat ini bisa sedikit memberikan overview mengenai bagaimana cara untuk mendapatkan dan memeroleh beasiswa ke luar negeri. Kalau Anda merasa informasi di situs ini bermanfaat, silakan bookmark atau buat link ke situs ini. Mohon maaf atas keterbatasan informasi dan dangkalnya uraian yang saya paparkan.

Tentu saja, komentar, kritik, saran, dan masukan sangat saya harapkan. Silakan kontak ke saya supaya materi-materi di sini bisa lebih diperbaiki.

Jika ada waktu luang Insya Allah akan saya tulis bagian keduanya atau menulis tentang bagaimana cara mengambil MBA atau mengejar PhD.

Semoga bermanfaat.
Selengkapnya...

Friday, October 19, 2007

Lebaran In Short Message Service

(design by me)

Lebaran kali ini…(berpikir, masih bertanya2 kata apa yang bisa aku tulis).
Hmmm….
Bagaimana kalau aku menulis tentang sms-sms yang masuk di Hp-ku, yah diantaranya saja, ng bisa semuanya karena banyak yang terhapus akibat si memory hp yang terlampau kecil. Dan memang, kuakui ucapan-ucapan lebaran sangat ramai tahun ini aku dapatkan. Aduh…lucu juga.
Well, aku mulai ya…(maaf bagi pengirim tanpa aku minta ijin sebelumnya…)


Sblm jaringan kacau, sblm mkan cincau, sblm dapet angpau & sblm burung ciau-ciau ijinkanq brucap Mohon Maaf Lahir & Batin Smoga amal ibadahmu dtrima olehNya. Amin…
/Pengirim:
Irfan Rivai (+62564302XXXX)
Pusat pesan:+62855000000
Dikirim
11-Okt-2007
21:11:57
/My Comment: nah, nih anak temen kostku yg bisa di bilang paling dekat dgn aku. Dia anaknya sedikit “sableng” dan mudah kena panggang. Masih ingusan, lugu juga polos sehingga jadi sering sasaran empuk teman kost yang lain. Maklum anak kampung, Temanggung. Ha..ha..ha…Bercanda, tapi dia anak konglomerat coy…Dia bisa menjadi gambarang nyata yang jadi teman dekat San Chai dalam dua Season Meteor Garden. Yang dapat gelar, “anak orang kaya baru” dari F4.


B’hubung nie mlm g da bus, angkotpun pd I’tikaf n mtrq udah tarik slimut, q cumn bs sms(biar smua kbagian): m!nal aid!n wal fa!ziN mhN msap lhR btHn tas slHq tuK luKa yg ngANTri diHATImu tEmaN. Smoga qt t’msk org2 yg “b’untung” N a p’sembahkn :-) ni sb9 peNawaR r!NDumu pd_q…By…alfiNa
/Pengirim:
Fina (+628134708XXXX)
Pusat pesan:+62811038820
Dikirim:
11-Okt-2007
22:21:50
/my comment: Ampun, nih cewek pede amat, baca aja isi smsnya baik-baik. Untuk ukuran kawal lawasku, ini benar-benar lucu dan hampir membuat aku tertawa.


SeiringKmandan tkbir,mngagungkanKbesaran ilahi, mariKitaSalingBrjabatTngan, mlapangkan Hati Tuk Saling bermaafan. apabila AdaKata Mmbekas Lara, menusuk Sukma, Wlau Tngan Tdk Brjabat,mataTdkMmandang&mulutTdkBrucap,biarkanHatiberkataTuk ucapkan Slamathari Raya IdulFitri.minalAidzinWalfaizinMhn maafLhir&bthin.
/Pengirim:
Mb Rina(+628136709XXXX)
Pusat pesan:+6281100000
Dikirim:
11-Okt-2007
23:12:05
/my comment: oh so Sweet…

Pagi tlh dtg Hari yg cerah pun mnjelang Takbir azan brkumandng Bknkh in saat yg tpat utk sling memaafkn?Slmt Hari Raya Idul Fitri 1428 H Mhn m”f lhir & batin...
/Pengirim:
Ence(+62812583XXXX)
Pusat pesan:+62811038820
Dikirim:
11-Okt-2007
23:41:47
/my comment: mas, setiap saat itu bisa menjadi saat yg tepat untuk saling memaafkan. Iya toh…???

Brdasarkan info hizbut-tahrir.or.id bag info,1 syawal jatuh pada jumat 12,taqablhu minna w minkum taqbl yaa karim.shiyamana w shyamakum.selamat id fitri.
/Pengirim:
Rizal-berau(+628524634XXXX)
Pusat pesan:+62811038820
Dikirim:
12-Okt-2007
04:58:38
/my comment: nah, ini dia my big boss Rohis kami sewaktu di SMA dulu, aduh kawal, moga kau cepat nikah dan punya anak banyak untuk meneruskan perjuanganmu menegakkan khilafah islamiyah…SEMANGAT!!!

Kasihan malaikat “atid”,pencatat amal buruk ku..Dia sdng sibuk mencari penhapus,lalu mghapus catatan dosa2 ku yg menumpuk..Pasti capek!Smua karena maafmu..!!
/Pengirim:
Bagus-jomblo(+62813049XXXX)
Pusat pesan:+6281100000
Dikirim:
12-Okt-2007
05:15:59
/my comment: dari malaikat ‘Atid’ nih, “mas bagus, terima kasih atas perhatiannya dan lain kali jangan berbuat dosa yg banyak lagi!”

Dngn sgenap krendahan hati,dhari yang fitri ni aq mhon maaf ya ats sgla slhan n kekhlafan,smga kt slalu mndpatkan rahmat dan ridho dariNya,amin
Edy Jat
/Pengirim:
Mas Jatmiko(+628139212XXXX)
Pusat pesan:+6281100000
Dikirim:
12-Okt-2007
05:42:59
/my comment: sejarah kita cukup panjang ya mas, dari 4 sisi, 3 sisinya akulah yang salah. Jika pada waktu lain kita bisa bersama lagi, dan Tuhan memberikan kesempatan itu tentu ada banyak hal yang perlu aku bayar. Tapi, dari semua konflik yg terjadi diantara kita, aku banyak belajar mas.terima kasih atas banyak hal.

Mhn maaf utk lisan yg tak trjaga,janji yg trabaikan,hati yg brprasangka & smua skp yg mnyakitkan,sucikan hati di hari yg fitri.Selamat Idul Fitri 1428 H.*Emy*
/Pengirim:
Mb Dian(+62845791XXXX)
Pusat pesan:+62816124
Dikirim:
12-Okt-2007
17:26:27
/my comment: Mb Dian ada dua hal yg menyebalkan tejadi nih. Forum kita, Fi Error dan kayaknya habis lebaran baru sembuh. Aduh, padahal aku kan mo nambah jumlah postingan. Trus mas gura ng bisa di hubungin, dia sepertinya benar2 patah hati…

Selamat idul fitri dari diah paman dn kaya apa kbr ikam sehat aja kah?
/Pengirim:
Mama Diah(+628134641XXXX)
Pusat pesan:+6281100000
Dikirim:
12-Okt-2007
17:42:14
/my comment:klo dari keluarga, sms pendek begini buntutnya jadi panjang. Yah, jadi sms-an, dia kaka’ keduaku…

Taqabbalallahu mina wan minkum.Smoga Alloh SWT menerima amal ibadah kita.Mohon maaf lahir dan bathin. Selamat idul Fitri 1428H. Umar
/Pengirim:Andi-UGM (+62812269XXXX)
Pusat pesan: +62811000000
Dikirim:
12-Okt-2007
19:26:39
/my comment: mas satu ini salah satu orang yang banyak membantuku di Jogja, juga mas yang aku hormatin. Semoga sukses dengan rencana menyempurnakan diennya di tahun 2008 ya mas ya…

Hari kemenangan udh tiba.mari kita rayakan.MINAL AIDIN WALFAIDZIN mohon maaf lahir dan batin.Selamat Hari raya Idul Fitri 1428 H.
/Pengirim:
Niko- (+62852051XXXX)
Pusat pesan: +6211038820
Dikirim:
12-Okt-2007
19:42:55
/my comment: Niko, gimana kabar ponakan kita nih…???

Rmdhan Suc! Usa! DiUJUng suBUh.f!tr! G@nt! B’s3m!.g3mURuh k3nNgaN m3nGh!las nURan!..m!NL aidin WLf!z!n..MAF Lh!r bthin!
/Pengirim:
Rizka-Malang (+62852552XXXX)
Pusat pesan: +62811049815
Dikirim:
12-Okt-2007
21:13:42
/my comment: aduh mbak lidah aku kejepit saat bacanya…

Beli es di warung Bu rima. Taruh di piring santap bersama. SMS(lebaran) sudah saya terima teriring pula maksud yg sama.
/Pengirim:
Lia_Halo (+62812540XXXX)
Pusat pesan: +62811038820
Dikirim:
12-Okt-2007
22:40:37
/my comment: aku udah kenal cewek ini mulai kelas satu SMP, aku pernah menyumpah-nyumpah karena harus duduk sebangku dengan dia dikelas 2 SMP. Selera humornya emank tinggi tapi hobby nangisnya juga tinggi…dia salah sahabat aku yang sangat alot sering perang dan berdamai lagi setelah ada diplomasi. Anaknya manis dan masih jomblo sebab dia sok pemilih. Makassar yang panas seharusnya membuat otaknya lebih encer tapi sampai saat ini aku terkategori emoh untuk nanya IP sama dia, do’a-ku…yah, semoga dia bisa jadi Dokter yang baik seperti Deh Jang Geum.

Poetiehnja soesoe moernie tak bs tandiengie poetieh hatiemoe karena rela memaafkan khielafkoe ‘met iedoel fietrie satoe sjawal 1428 h’
/Pengirim:
Pijar (+62813278XXXX)
Pusat pesan: +6281100000
Dikirim:
12-Okt-2007
22:42:42
/my comment: aku pikir kalau Soekarno masih hidup dan tau menggunakan Hp dia pasti suka baca sms temanku yang satu ini.

Minal Aidin Wal Faidzin. Elliminate our sin N illuminate this with 4giveness like as d’sun of sacred day shines d’world…Hepy Lebaran Day…tEmAn mAaPin slhQ
/Pengirim:
Alfitra Decrae (+628527405XXXX)
Pusat pesan: +6281100000
Dikirim:
12-Okt-2007
22:43:14
/my comment: ….

…(isi sebelumnya di cut penulis)MOHON MAAF LHR DAN BATIN..
/Pengirim:
Fa (+628180409XXXX)
Pusat pesan: +62818445009
Dikirim:
12-Okt-2007
22:46:26
/my comment: aku tahu kamu, dalam salah satu titik yang tidak terlalu jelas kita sempat bersinggungan hanya saja tidak berhasil membentuk grafik yang jelas…

Mlem k (^_^, di cut Red),ita neh!ita cm mw ngucpkn slmt hr rya idul fitri.mf lhir btin y..mf lg g da pls.jd pke no pakde
/Pengirim:
+628131688XXXX
Pusat pesan: 6281100000
Dikirim:
12-Okt-2007
22:58:23
/my comment: duh ketulusan ucapan tetap tidak bisa menghalangi pulsa yg sekarat ya…

…Kmi sekeluarga ucapin met hr ry IDUL FITRI 1428H,mhn maaf lhr dan batin.
/Pengirim:
Non0 (+628525026XXXX)
Pusat pesan: +62811038820
Dikirim:
12-Okt-2007
23:03:52
/my comment: ini anak teman seperjuanganku sewaktu kelas 1 dan 2 SMA, ah jadi kangen sama Ndoro cs…

Met Idul Fitri 1428H jg,Maafin aq ats sgla kslahan…Btw met mlem mg hru esok kn lbh baik…Amin n CU..
/Pengirim:
Z-Nya’I (+628134736XXXX)
Pusat pesan: +6281100000
Dikirim:
12-Okt-2007
23:10:42
/my comment: oh my God. 20 years old still single…kusaran ya supaya kau cepat menjatuhkan pilihan sama yg lagi ngantri klo ng…???hmm…ntar jadi perawan tua loh.. hahaha…

MinAl aidin walfa idzin j9 maAfkn atz smUa kTdksmPrn’nQu sb9 tmN, aTW sSamA UMat mUslim KARna sMua adh kkurAn9nQu sb9 hAMba aLlah…
/Pengirim:
Elli-simp (+628132885XXXX)
Pusat pesan: +62811000000
Dikirim:
12-Okt-2007
23:12:01
/my comment: oh betapa indahnya dunia ini membayangkan DJ Fuck bertobat dan memakai jilbab. Aku rasa di musim kemarau kayak jogja sekarang ini bakal ada hujan local mendadak di Klidon.

Takbir tlah berkmandang bsok tlah tba hri rya idl fitri,tnpa q sdri ttsan air mta tlah mmbshi ppi nie,krna aq ingin mnhpus dsa2q slma nie mf lhr btn
/Pengirim:
Eko (+628524686XXXX)
Pusat pesan: +62811038820)
Dikirim:
12-Okt-2007
23:21:57
/my comment: aduh mas Eko, kyaknya bagus masuk jurusan sastra loh dari pada kuliah desain sekarang. Just kidding mas…!!!

Aku adl teman yg…1% sbr 2% baik 3 % pngertian 4% jjr 90% bnyak k’slhan..I’m sorry 4 the ever had…hopely u’ll 4 give me.maap lahir&batin yah…
/Pengirim:
Maria-tegal (+628132704XXXX)
Pusat pesan: +6281100000
Dikirim:
13-Okt-2007
02:32:35
/my comment: kata yg kreatif ya…

Htq g sbning XL g scrah MENTARI byk khilf yg bkm FREN kcw,q mnt SIMPATImu u/BEBAS dr ROAMING dosa,smg dpt HOKI+acungn JEMPOL dr yg KUASA.ida&klg ngucpin Met idul v3 1428H.smg EXTRA phla rmdhn mkn mnguatkn SINYL DAKWH, mkn JITU mLUASkn JANGKAUAN JARINGAN SYARIAHzone.ttp SIAGA krn KHILAFAH BKN PRJUANGN BIASA
/Pengirim:
Farida (+628134626XXXX)
Pusat pesan: +62811038820
Dikirim:
13-Okt-2007
03:35:52
/my comment: Dia ini dulu Queen-nya di Rohis waktu SMA dulu. Jujur aja aku salut. Hal yg paling aku banggakan dari seorang teman adalah kekuatannya memegang prinsip untuk tetap istiqomah dijalan yang telah dia pilih.

Y g pa2 kn,…anggap aja sbagai hiburan lebaran wal...he3x. minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin slmt idul fitri 1428H
/Pengirim:
Miski (+628134664XXXX)
Pusat pesan: +62811038820
Dikirim:
13-Okt-2007
05:43:27
/my comment: nah, sms ini susulan setelah yg pertama dapat protes dari aku karena salah dalam tahun(dia menulis 1427H). Miski ini…wow…gimana menggambarkannya ya.. aku kenal dia semenjak kelas 3 SMP. Dan dibangku SMA tidak ada pertualangku, tanpa dia dan segala konflik pun selalu ada dia sebagai tokoh. Semoga saja kami selalu bisa menjaga pertemanan kami. Amin.amin.

Let’s star the count down! 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 “HappY LebAraN 1428H.pliz 4give 4all my mistake 2 u!wish U all the best for this lebaran(Chika Camui n family)
/Pengirim:
Chika (+62812551XXXX)
Pusat pesan: +62811038820
Dikirim:
13-Okt-2007
07:01:42
/my comment: aku pikir anak ini bakalan ngirimin aku sms berbahasa Jepang seperti biasa tapi kali engga rupanya dan memilih bhs Inggris. “maaf waktu itu kita tidak sempat ketemu ya…”

…SoRy..A SiMple WorD but c0m3s FrM My h3arT. Short but sinc3re MeT IduL F!tR!e :-)
/Pengirim:
Rahmah-Amay (+628524670XXXX)
Pusat pesan: +6211038820
Dikirim:
13-Okt-2007
12:34:51
/my comment: sederhana tapi mengena ya…

Selamat hr raya idul fitri 1428H.taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim. Mohon maafkan sgala salah dan khilaf,lahir dan batin. Lysia kusumawati
/Pengirim:
Ely_As (+628525565XXXX)
Pusat pesan: +62811038820
Dikirim:
13-Okt-2007
13:13:24
/my comment: hhmm..beginilah mahasiswa kedoktoran kalau lagi ng-sms. efektif dan efesien toh…kami akrab dulu mulai kelas 2 SMA, aku masih ingat ekpresi jaga imagenya waktu awal kenalan dengan aku kelas 1 SMA.hahaha…lucu, udah lama sih tapi rasanya baru kemarin. Semoga aja kalau dia nikah kelak temanku satu ini ingat dan mengundang aku, atau di jadikan salah satu pengurus pesta pernikahannya, pasti bisa jadi suatu kehormatan bagi aku. Hmm…

Notes:
Itu aja yang bisa aku Posting kedalam blog ini. Ada banyak lagi sih, tapi aku capek nulisnya. Ada banyak yg ngirim tulisan arab tapi yah, seperti yg aku bilang. Hpku terlalu murahan untuk bisa ngebacanya…
Terima kasih banyak kepada yang telah ingat aku
Dan mengirimi aku ucapan selamat lebaran
Itu sangat berarti bagi aku, dan membuat aku sangat terhibur.
Mengingat kondisi aku saat ini.
Terima kasih banyak ya. ^_^
(Phase 148. Okt 13th, 2007/1 Syawal 1428H/lebaran hari pertama. 07:34 pm)
Selengkapnya...

Tuesday, October 9, 2007

A Home at the End of the World

“Serpihan dan potongan,” katanya. “bermacam ragam. Kau masih membawanya dan barang-barang itu terlalu berat. Coba dari awal lagi. Ambil beban baru, kemudian kembali dan pilih rongsokanmu. Mungkin ada yang bisa kau gunakan. “
-taken from “Hero Of Lesser Causes” a Novel by Julie Johnston page 68

Aku tidak ingin berpikir kalau aku hanya berjalan saja kemudian sampai. Aku memandang berkeliling, mendapati rimbun hijau dedaunan, setiap langkahku satu detik. Tidak, terlalu cepat, sepertinya tiga detik atau bisa jadi lebih lambat atau bisa saja aku salah dalam perhitungannya.

Ada yang menarik, aku melihat pagar-pagar pohon Willows, kemudian cabang dan ranting pepohonan Maple lalu kemudian angin bertiup dan menjatuhkan salah satu daunnya tepat dikepalaku, kemudian aku menghelanya. Juga ada kuningnya warna Gingko, aku tidak hafal dan tidak bisa menebak bagaimana baunya. Jika saja Maple, Willows, atau Gingko benar kulihat, maka aku berada di ditengah-tengah pepohonan favoritku.

Aku menyempurnakan letak tas punggungku yang talinya mulai merosot, tersenyum kecil penuh haru pada pohon cempedak yang berbentuk ketapel, aku sering meributkan pohon ini kepada mereka dan mendapatkan pengakuan kalau pohon ini punyaku, milikku. Juga, tentu saja aku merasa bahwa baru kemarin aku mendengar rubuhnya pohon getah yang kami tumbang, aku tidak suka daunnya, lebar dan melengket, setahuku juga gatal. Tapi, kami tahu cara menggunakan getah pohon ini untuk memerangkap para burung-burung Tekukur.

Kemana kah arah waktu berlari selama ini? Atau kah aku yang telah menghilang? Seharusnya sesuatu itu tidak perlu berubah. Mungkin bagi sebagian orang itu akan membosanka, tapi untuk aku, aku bisa menikmatinya. Bukankah kita semua punya saat dimana kita ingin menghentikan waktu dan kita tetap ada disana untuk sekian masa yang tidak bisa kita ukur? Aku rasa semua orang punya itu.

Sehelai angin menyentuh ujung tanganku, aku masih mematung dan memutar semua waktu yang terekam di kepalaku, ada yang salah pada bentuk sungai air payau di samping kananku, dulu tidak sesempit ini, aku ingin tahu apa yang membuatnya menjadi sempit atau mungkin mataku sudah berubah ukurannya yang dulunya sempit kini melebar atau malah sebaliknya. Aku memutuskan melangkah lagi.

Aku berjalan sambil bercakap dengan waktu, diiringi dengung suara jangkrik juga suara binatang lainnya yang tidak aku kenali sebelumnya. Waktu menyembunyikanku ditempat lain dan pada satu titik balik, aku lelah dan ingin beristirahat.

Dan, aku tidak mendapati pohon mangga penuh serangga itu tapi aku tahu sejenak nafasku terhenti. Atap daun, satu pintu, entah berapa jendela, entah berapa ukurannya. Aku sudah sampai pada rumah itu, istana yang bisa menghancurkan semua lelahku dan mematahkan semua keluh kesahku. Aku tidak akan khwatir disini, tidak ada yang bisa mengangguku, apapun itu. Aku paling sedikit takut dengan hantu penunggu pohon Bambu yang selalu berdengung malam hari yang membuatku cepat memejamkan mata dan ingin malam segera berakhir.

Aku akan menerbangkan debu dijalan putih di sepanjang sungai berair dengan warna merah, menarik layang-layang. Aku akan memupuk pohon-pohon jambu yang ada didekat dapur, lalu membuat ayunan di pohon-pohon ubi yang terlalu tua dan besar. Aku juga akan setia menunggu pisang itu berbuah dan masak.

Aku juga akan mencintai dan menyayangi mereka lebih dan lebih dari sebelumnya. Aku sudah tahu sakitnya merindukan. Aku akan mencintai semua mereka, dan menghantui mereka dengan cintaku setiap detiknya.

Tentu saja, aku akan memelihara pohon kopinya dengan baik, rajin memberi makan ayam agar cepat bertelur(karena aku sangat suka makan telur ayam), aku akan lebih menikmati bermain rumah-rumahan dan ikut berburu sekalipun dilarang.

Aku akan berlari-berlari dan berlari, lebih berkeringat lagi. Aku akan berlari sampai aku sulit untuk bernafas, aku juga akan lebih sering menantang matahari. Aku akan tolak hak istimewa dalam permainan petak umpet.

Aku tidak menyesali, aku tertawa dengan sangat nyaring dan menangis dengan mulut yang lebar, aku tidak akan marah saat diolok perutku buncit, aku tidak akan menyobek foto saat aku dibawah pohon jambu dengan perut buncit.

Aku juga tidak seharusnya marah-marah saat babi makan tanaman ubiku.
Aku juga seharusnya tidak perlu jijik memegang cacing saat memancing.
Aku seharusnya bisa berenang lebih laju lagi, bisa menyelam lebih jauh lagi.
Aku juga seharusnya mengurangi kebiasaanku yang tidak suka mengalah dan terlalu manja...

Menatap rumah itu sekali lagi, kakiku begitu sulit untuk beranjak, aku tidak mendekat. Aku berbalik. Tas punggung terasa begitu berat dan membuatku sempoyongan, lagi-lagi aku membenahi talinya. Aku sudah berbalik penuh dan membelakangi rumah itu, telingaku masih menangkap suara yang begitu ramai namun jauh dari rumah itu. Aku melirik langit, mencari wujud, apapun itu yang bisa aku kenali. Tapi tidak ada, yang ada hanya kedipan basah dimataku.

“dalam hidup ini, tidak ada yang bisa kita miliki sepenuhnya….”

(Phase 144. Oktober 8th, 2007/26 Ramadhan 1928 H. 08:27
Selengkapnya...

Thinking Of You

Aku mau bercerita sedikit…anggaplah sedikit sekalipun banyak mungkin kita sedang membicarakan gengsi seorang lelaki.

Entah apa yang terjadi bisa jadi theme music dari “Kitaro” lewat “Thinking Of You”nya yang membangkitkan jiwa sentimental penuh kenangan bagi yang mendengarnya. Tapi semua seakan terjadi begitu saja. Aatau bisa jadi aku memang perlu seperti ini, diam sejenak dan mengingat semua kenangan-kenangan yang pernah ada. Memang ada banyak cara untuk mengingat kenangan dan salah satunya adalah dengan diam atau senyuman tanpa harus ada air mata.
Dan yang paling aku ingat adalah tentang persahabatan.

Meningat beberapa orang yang telah datang dan hadir dalam hidup ini. Mewarnai segala macam hal dan mengisi apa yang kadang sesuatu yang kita kira telah penuh. Atau hal-hal lain yang tidak pernah kita kira sebelumnya.

Dulu, untuk aku perbedaan antar oang yang aku anggap sahabat itu sangatlah jelas dan aku berlaku nyata pada perbedaan itu, akhir-akhir ini mengingat bagaimana orang yang aku anggap sahabat itu, ternyata dalam diri mereka masing-masing punya sesuatu yang berbeda dan istimewa sehingga kita bisa saling melengkapi. Dan itu kemudian menjadi cara untuk mengatasi setiap masalah dan belajar untuk menjadi dewasa.

Juga, aku tidak mungkin bisa melupakan beberapa orang sahabat yang kini terasa jauh dan memang ada jauh dalam jarak.

Aku mungkin kehilangan kebersamaan dengan mereka, mereka mungkin pergi dan semakin jauh dari yang aku lihat. Aku sudah kehilangan tawa, canda bersama mereka. Aku kehilangan kebersamaan dalam setiap cerita dan ejekan-ejekan mereka. Dari semua kehilangan itu yang tersisa hanya kenangan saat aku masih melewati waktu bersama mereka. Ya, setiap detik, menit, jam, hari kemudian bulan dan tahun yang telah terlewati akan menjadi kenangan.

Ada saat-saat dimana aku merindukan mereka, ingin bersama terus dengan mereka mengingat mereka bisa selalu bersama. Ada saat dimana aku menuntut untuk agar aku jangan sampai dilupakan, ada saat dimana aku khawatir kalau saat aku hadir lagi diantara mereka aku tidak akan mendapat senyuman ramah dan kerinduaan seperti biasa.

Kita semua tahu, hal yang terpenting dari persahabatan adalah kebersamaan bukan kenangan. Sementara aku, aku hanya memiliki kenangan dan sudah tertinggal dalam kebersamaan.

Tapi, juga ada saat-saat dimana aku berpikir, benar memang kalau aku sudah kehilangan kebersamaan tapi setidaknya aku belum memiliki “kehilangan” itu sendiri. Aku memang sudah jauh dan terasing, tapi itu tidak salah, kita manusia memang diharuskan menempuh jalan hidup kita masing-masing karena memang ada yang namanya takdir. Jadi, aku tidak akan mengeluh.

Untuk menjadi tua dan dewasa aku memang harus membayar mahal, aku banyak ditinggalkan maupun meninggalkan tapi katanya inilah yang disebut dengan proses kehidupan semuanya kadang terjadi begitu cepat dan tidak jelas. Kadang hilang dan kembali begitu saja.

Aku memang kehilangan kebersamaan dengan para sahabatku, aku kadang sedih kerena itu tapi itu juga akan bisa membentuk siapa aku yang sebenarnya. Kalau memang semuanya harus berlalu, maka berlalu saja dan terhadap apa yang tertinggal dari yang lalu, aku pikir aku cukup senang karena masih menyimpannya rapi dalam hatiku. Terima kasih untuk semua pemberi kenangan-kenanganku….. (Phase 143. Okt 7th, 2007/25 Ramadhan 1928 H. 12:21 pm)
Selengkapnya...

Friday, October 5, 2007

Buka Hati, Buka Bareng/Selasa/021007/Ramadhan 1928 H

…Terima kasih Allah SWT, yang maha agung, maha memberi ridho, rezeki, kesempatan dan yang terpenting maha memberi “waktu”
…Terima kasih kepada seluruh teman-teman yang telah meluangkan waktu, dada, pikiran, tenaga dan juga nafas
…Terima kasih kepada diriku, yang bisa bertahan dalam semua semangat, langkah dan berusaha berdiri tegak, berusaha-berusaha-berusaha untuk menjadi dewasa. Terima kasih untuk aku yang masih di beri yang namanya “ketetapan hati”
…Terima kasih kepada yang telah melapaskan semua do’a
…kembali lagi, terima kasih kepada Allah SWT yang maha dalam segalanya, memberikan semua inspirasi. …
Terima kasih, terima kasih.

Sekilas ini memang bukan suatu hal yang besar bagi sesuatu yang besar. Tapi, ini suatu yang sangat besar bagi kita yang merasa kecil. Kadar suatu hal besar memang mempunyai standar relative dalam semua lingkup dan kondisi yang ada.

Ada harapan untuk aku pribadi dalam terwujudnya acara dengan tema “Buka Hati, Buka Bareng” yaitu bagi semua panitia dan besertanya saat pulang dari acara ini, menjadi orang yang berbeda dari sebelumnya. Karena aku percaya, setiap hal dan pristiwa dalam hidup ini, saat kita belajar memposisikan diri dalam pristiwa dan keadaan itu, kita akan menjadi orang yang berbeda dari sebelumnya. Dan jika kita pandai dalam menyikapinya, Insya Allah, kita akan bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Untuk acara ini, untuk kesuksesannya memang aku nilai baru mencapai 90% tapi jika menilai usahanya yang telah sampai 100% maka, ketimpangan 10% dari hasil itu sama sekali tidak terlalu berarti bagi aku. Sekalipun persiapan acara ini tidak lebih dari seminggu kami semua berusaha dengan sebaik mungkin.

Dengan mengabaikan ego kami masing-masing, tertawa bersama, kebingungan bersama, khwatir bersama dan belajar bertanggung jawab bersama-sama. Dan berusaha mengatasi masalah bersama.

Khusus aku, saat aku melihat kembang api juga penandatangan di ujung acara ini, aku pikir waktu sedang berhenti, aku menyadari bahwa dongeng hidupku masih berlanjut. Mengingat berapa lama aku beristirahat, mengingat berapa lama aku berusaha mengenali diriku sendiri yang mengalami krisis karakter(???), dan mengingat itu semua aku kembali berterima kasih kepada Allah SWT yang masih mau memberi aku kesempatan mengingat berapa lama waktu yang telah aku buang.

Ini memang bukan akhir, ini masih awal, kita masih berjuang untuk hal selanjutnya. Dan aku, sungguh aku sedang benar-benar belajar untuk menjadi dewasa, bukan terlihat dewasa tapi bisa bersikap dewasa yang mempunyai pola pikir yang bijaksana.

Terima kasih untuk semua, juga untuk dunia yang masih “fair” seperti dulu, ada kritikan juga ada dukungan.

Pahit dan manis selayaknya aku juga hidup.

(Phase 140. Oktober 03rd, 2007/Ramadhan 1928 H. 08:17 pm)

Selengkapnya...

Thursday, October 4, 2007

Fatamorgana-ku

Pertama kali aku melihatnya, dia seperti gadis yang mana karakternya seperti keluar dari novel, ya dia seperti tokoh utama dalam sebuah novel dimana penokohannya sangatlah aku suka. Sederhana, manis, dan terlihat cerdas juga naif. Aku tidak mengatakan aku jatuh cinta, hanya saja aku sangat suka menlihatnya dan ini bisa dikatakan untuk pertama kalinya dalam hidupku bertemu gadis seperti dia. Melihatnya, timbul rasa iri dari dalam hatiku. Aku pikir hidupnya pastilah sangat menerik, salah satu info yang aku tahu dari dia adalah gaya hidupnya yang “Free” dan luas dalam pergaulan dibalik kesan sederhana yang ditimbulkannya. Yah, kata orang sih dia anggota band, wow…rasanya benar-benar sangat menarik.

Aku suka caranya tersenyum, aku suka caranya memandang, aku suka caranya berpakaian, yah dia benar-benar seperti gadis khayalan yang keluar dari novel-novel yang menungutamakan kesederhanaan tokoh utama yang pernah aku baca.

Dan kemudian…???lalu aku…???

Aku sama sekali tidak ada keinginan untuk menganggunya atau memangganggu diriku sendiri dengan hal-hal yang aku pikir kekanak-kanakan atau sesuatu yang terlalu dibesar-besarkan. Seperti dia-nya yang aku anggap sederhana maka aku juga ingin semuanya serba sederhana tidak ada yang terlalu dianggap istimewa. Ya, aku ingin menyukainya dengan sangatlah sederhana.

Dia fatamorgana-ku. Jika aku mendekat dia akan hilang dan aku juga akan ikut hilang karena tidak menemukan dia disana.

Aku tidak ingin melihat celah yang lain selain yang kulihat sekarang dan aku juga tidak ingin mengenali hal lain selain yang aku kenali sekarang. Aku ingin mengabaikan semua detail. Aku sudah membuat ketetapan kalau dia fatamorgana maka aku tidak perlu melakukan atau mengusahakan apa-apa untuk sebuah fatamorgana bukan? Cukup tahu dan tersenyum saja.
Dia adalah gadis sederhana seperti tokoh utama dalam novel, dia gambaran sempurna untuk sosok yang keluar dari dalam novel, dia akan menemukan sesuatu yang istimewa dan kemudian menjalin kisah yang sangat menarik dalam kehidupannya seperti halnya sebuah novel dan aku adalah pembaca yang menikmati apa yang tersaji dalam novel tersebut sebagai sebuah hiburan yang mengisi waktu luang. Lalu bisa jadi semuanya akan berbekas tapi bisa jadi juga semuanya akan terlupakan begitu saja seperti hal yang tidak pernah ada kejadian apa-apa.

Bayangkan, berapa ratus atau ribu kali fatamorgana yang pernah kau lihat dalam setiap waktu dan tempat. Coba ingat, adakah yang bisa kau ingat baik dari segi waktu dan tempat akan fatamorgana itu???

Aku mampu melihat dia dalam posisi dia dan aku mampu melihat diriku dalam posisi dimana tempatku berdiri. Aku tidak ingin mengatakan bahwa aku sedang jatuh cinta memang tidak sedang seperti itu, aku hanya sedang menemukan sesuatu yang berbeda. Aku hanya mampu mengenalinya seperti itu, dan cerita selanjutnya akan hanya sebatas kata juga apa yang aku lihat dalam semua aktivitasku yang ada, dan tidak akan ada tindakan yang nyata karena ini memang sesuatu yang sangatlah biasa dan sederhana.

“seorang lelaki sedang berjalan ditengah terik panas matahari, dan kemudian beristirahat dibawah pohon yang cukup rindang, saat sedang duduk entah berapa kilometer dari jarak pandangnya, ia melihat sesuatu yang bergelombang laksana air yang mengambang ditengah panas. Lelaki itu melihat fatamorgana, dengan senyum sambil menyandarkan kepalanya dibatang pohon tempatnya berteduh.”

(Phase 139. Sept 30th, 2007/Ramadhan 1928 H. 04:29 am)
Selengkapnya...